BANGKA TENGAH, Lintasbabel.iNews.id — Upaya mendorong pengembangan desa wisata berbasis teknologi terus digencarkan. Kali ini, tim dosen UBB melalui program pengabdian kepada masyarakat melaksanakan pendampingan digital kepada pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di Desa Batu Belubang, Kecamatan Pangkalan Baru Kabupaten Bangka Tengah, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung.
Pendampingan tersebut difokuskan pada edukasi serta implementasi Quick Response Code Indonesian Standard (QRIS) sebagai bagian dari penguatan konsep Smart Tourism Desa Wisata. Langkah ini dinilai strategis dalam menjawab kebutuhan wisatawan yang kian terbiasa dengan sistem pembayaran non-tunai.
Kegiatan pengabdian UBB di Desa Batu Belubang, Kecamatan Pangkalan Baru Kabupaten Bangka Tengah, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung. Foto: Ist
Tim Pengabdian Desa Unggulan menyampaikan bahwa penerapan QRIS tidak sekadar berkaitan dengan kemudahan transaksi, namun juga menjadi bagian penting dari transformasi digital sektor pariwisata. Dalam konsep smart tourism, kemudahan akses layanan, termasuk pembayaran, menjadi faktor utama dalam meningkatkan pengalaman wisatawan.
“QRIS membantu pelaku UMKM di desa wisata agar lebih siap menghadapi perubahan perilaku wisatawan yang kini cenderung mengutamakan transaksi digital yang cepat, aman, dan praktis,” ujar perwakilan tim pengabdian.
Editor : Muri Setiawan
Artikel Terkait
