Meski inflasi tahunan menunjukkan penurunan, Rommy mengingatkan tantangan pengendalian inflasi ke depan masih cukup besar. Ketidakpastian ekonomi global, dinamika geopolitik, perubahan iklim, hingga meningkatnya permintaan menjelang Hari Besar Keagamaan Nasional (HBKN) dan periode liburan berpotensi memicu kenaikan harga.
"Oleh karena itu, Bank Indonesia bersama pemerintah daerah dan instansi terkait terus membangun Optimisme, Komitmen, dan Sinergi (OKS) untuk menjaga inflasi tetap berada dalam sasaran nasional," tegasnya.
Dia juga meminta TPID dan seluruh pemangku kepentingan terus memperkuat koordinasi serta memastikan kesiapan daerah menghadapi periode HBKN, khususnya dalam menjaga kecukupan pasokan pangan, kelancaran rantai pasok, dan jalur distribusi.
Dengan langkah pengendalian yang konsisten dan sinergi seluruh pihak, stabilitas harga di Bangka Belitung diharapkan tetap terjaga sehingga daya beli masyarakat dapat dipertahankan hingga akhir 2026.
Editor : Haryanto
Artikel Terkait
