Terduga Pelaku Penembakan AK di Bangka Selatan Ternyata Mantan Ipar Korban

Firman
Wakapolda Babel Brigjen Pol Murry Miranda berbincang dengan keluarga korban di Rumah Sakit Bhyangkara Polda Babel. Foto : ist

PANGKALPINANG, Lintasbabel.iNews.id– Terduga pelaku penembakan terhadap AK hingga tewas di Kecamatan Toboali, Kabupaten Bangka Selatan, ternyata merupakan mantan kakak ipar korban. Keduanya diketahui memiliki hubungan keluarga karena korban pernah menikah dengan adik terduga pelaku.

Informasi tersebut disampaikan Baharudin, salah satu anggota keluarga korban, saat ditemui di Rumah Sakit Bhayangkara, Kamis (29/10/2026).

"Sebenarnya korban dan pelaku ini masih ada hubungan keluarga. Sebab, korban AK ini pernah menikah dengan adiknya pelaku MA tersebut," kata Baharudin.

Menurut dia, hubungan kekerabatan antara korban dan terduga pelaku telah terjalin selama kurang lebih lima tahun. Meski korban sudah berpisah dengan mantan istrinya, keduanya diketahui tidak pernah menunjukkan adanya perselisihan yang mencolok.

"Sebelumnya mereka tidak ada masalah apa pun. Korban ini sudah berpisah dengan mantan istrinya sekitar lima tahun belakangan ini," ujarnya.

Baharudin mengaku keluarga belum mengetahui secara pasti motif di balik penembakan yang menewaskan AK. Pasalnya, selama ini tidak terlihat adanya persoalan serius antara korban dan terduga pelaku.

"Kita belum tahu apa penyebabnya, sebab keduanya tidak pernah terlihat adanya tanda-tanda perselisihan atau masalah yang mencolok di antara mereka," katanya.

Dia juga menyebut korban merupakan sosok yang cenderung tertutup dan jarang menceritakan persoalan pribadinya kepada keluarga.

"Korban ini dikenal sosok yang tertutup dan jarang menceritakan urusan pribadinya kepada keluarga," ungkapnya.

Baharudin menambahkan, korban tinggal di Toboali dengan menyewa rumah karena bekerja di wilayah tersebut. Sebelumnya, korban diketahui tinggal bersama keluarga di Sungailiat.

"Kakak ipar saya itu tinggal di Toboali dan mengontrak di sana. Sebelumnya dia juga tinggal di Sungailiat bersama kami," tuturnya.

Atas peristiwa yang menewaskan AK, pihak keluarga berharap aparat penegak hukum mengusut kasus tersebut hingga tuntas dan memberikan hukuman yang setimpal kepada pelaku jika terbukti bersalah.

"Kami dari keluarga berharap kepada penegak hukum agar pelaku dijatuhi hukuman yang setimpal atas perbuatannya dan kalau bisa dihukum mati," tegas Baharudin.

Hingga saat ini, keluarga mengaku belum mengetahui secara pasti penyebab penembakan tersebut. Motif kejadian pun masih menjadi tanda tanya bagi keluarga korban.

Editor : Haryanto

Bagikan Artikel Ini
Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.
News Update
Kanal
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
MNC Portal
Live TV
MNC Network