Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : Dugaan Transaksi Keuangan Janggal, PPATK : Rafael Alun Pakai Pihak Perantara dalam Pencucian Uang
Advertisement . Scroll to see content

Kepala PPATK Sebut Sumbangan Rp2 Triliun Mendekati Bodong

Rabu, 04 Agustus 2021 | 11:22 WIB
  • author Muri Setiawan
Kepala PPATK Sebut Sumbangan Rp2 Triliun Mendekati Bodong
Hardi Darmawan, perwakilan keluarga Akidi Tio menyerahkan bantuan Rp2 triliun melalui Kapolda Sumsel Irjen Pol Eko Indra. Foto: Dede.

JAKARTA, lintasbabel.id - Kepala Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK), Dian Ediana Rae mengatakan bahwa sumbangan Rp2 triliun dari pengusaha Akidi Tio, bisa dibilang mendekati bodong. Itu berdasarkan analisis keuangan secara domestik yang dilakukan oleh PPATK.

"Tapi, sebetulnya ini kalau di dalam konteks analisis keuangan secara domestik semuanya sudah clear. Sebetulnya ini bisa dikatakan, bisa dikatakan mendekati bodong," kata Dian, dikutip dari kanal YouTube PPATK, Rabu (4/8/2021).

Meski begitu, kata Dian, pihaknya masih akan melakukan penelusuran di lapangan terkait sumbangan Rp2 triliun tersebut, termasuk soal kemungkinan uang ditransfer dari luar negeri.

"Katakanlah kemungkinan transfer dana dari luar negeri ya. Yang ini pun sebetulnya juga bagian dari pemantauan PPATK, karena PPATK bisa melakukan monitoring terhadap keluar-masuknya dana," tuturnya.

Sebelumnya, Dian menyebut, hingga kemarin sore, belum ada transaksi senilai Rp2 triliun dari keluarga Akidi Tio.

"Sebelum mungkin terjadi sesuatu hal, yang artinya pembuktian lain di dalam poin-poin lain yang terkait dengan kemungkinan-kemungkinan," tuturnya.

Sebagaimana diketahui, keluarga mendiang Akidi Tio berencana menyalurkan donasi atau dana hibah sebesar Rp2 triliun untuk penanganan Covid-19 di Sumsel. Bahkan seremoni bantuan tersebut telah digelar dan disaksikan oleh pejabat setempat.

 

Editor: Muri Setiawan

Related News

Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut