Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : Ngaku Polisi dan Tipu IRT hingga Jutaan Rupiah, Pria 25 Tahun Ditangkap Tim Gabungan Polda Babel
Advertisement . Scroll to see content

Ratusan Nelayan Teluk Kelabat Dalam Unjuk Rasa ke Mapolda Babel, Desak APH Tertibkan Tambang Ilegal

Selasa, 12 Desember 2023 | 16:26 WIB
  • author Irwan Setiawan
Ratusan Nelayan Teluk Kelabat Dalam Unjuk Rasa ke Mapolda Babel, Desak APH Tertibkan Tambang Ilegal
Massa pengunjuk rasa dari nelayan Riding Panjang Kecamatan Belinyu Kabupaten Bangka, menggelar aksi di halaman Mapolda Kepulauan Bangka Belitung (Babel), Selasa (12/12/2023). Foto: Lintasbabel.iNews.id/ Irwan Setiawan.

PANGKALPINANG, Lintasbabel.iNews.id - Massa pengunjuk rasa dari nelayan Riding Panjang Kecamatan Belinyu Kabupaten Bangka, menggelar aksi di halaman Mapolda Kepulauan Bangka Belitung (Babel), Selasa (12/12/2023). Mereka meminta seluruh aktifitas pertambangan timah ilegal yang marak di perairan Teluk Kelabat Dalam atau laut perbatasan Kabupaten Bangka dengan Bangka Barat dapat dibersihkan. 


Massa pengunjuk rasa dari nelayan Riding Panjang Kecamatan Belinyu Kabupaten Bangka, menggelar aksi di halaman Mapolda Kepulauan Bangka Belitung (Babel), Selasa (12/12/2023). Foto: Lintasbabel.iNews.id/ Irwan Setiawan.
 

"Kami meminta pertambangn ilegal di Teluk Kelabat dibersihkan, jika tidak dilakukan, kami akan melakukan aksi besar-besaran," kata Koordinator Aksi, Wisnu, dalam orasinya.

Terpantau, massa aksi sudah memadati Halaman Mapolda Babel sejak pagi Pukul 11:30 WIB. Mereka lalu berorasi mendesak Polda Babel menyelesaikan persoalan tambang timah liat di Teluk Kelabat. 

Menurut massa aksi, aktivitas tambang timah ilegal di kawasan itu sangat berdampak kepada nelayan, yakni menurunnya hasil tangkapan mereka. 

"Hasil penangkapan berkurang karena tempat udang ataupun ikan rusak. Ini sudah terjadi awal tahun 2020 ketika mulai maraknya tambang," katanya.

Editor: Muri Setiawan

Related News

Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut