get app
inews
Aa Text
Read Next : Kagama Babel Ajak Pelajar Jadi Pendonor Darah Pemula

OJK Babel Gandeng Media, Kinerja Sektor Keuangan Tetap Stabil di Awal 2026

Rabu, 29 April 2026 | 17:32 WIB
header img
Kegiatan media update OJK Babel yang digelar bersama Forum Wartawan Ekonomi Provinsi Kepulauan Bangka Belitung di Pangkalpinang. Foto : ist

PANGKALPINANG, Lintasbabel.iNews.id – Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Provinsi Kepulauan Bangka Belitung memperkuat sinergi dengan media massa guna menjaga transparansi informasi dan stabilitas sektor jasa keuangan, sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi daerah melalui peningkatan literasi dan inklusi keuangan.

Komitmen tersebut disampaikan dalam kegiatan media update yang digelar bersama Forum Wartawan Ekonomi Provinsi Kepulauan Bangka Belitung di Pangkalpinang, Rabu (29/4/2026).

Kegiatan ini dihadiri Kepala OJK Babel Eko Wijaya serta perwakilan media cetak dan elektronik di wilayah Bangka Belitung. Dalam kesempatan itu, Eko menegaskan pentingnya peran media sebagai mitra strategis dalam menyampaikan informasi yang akurat kepada masyarakat.

Menurut Eko, kinerja sektor jasa keuangan di Bangka Belitung pada awal Triwulan II 2026 tetap menunjukkan kondisi yang stabil dan resilien di tengah dinamika ekonomi.

“OJK Provinsi Kepulauan Bangka Belitung mencatat kinerja sektor jasa keuangan yang tetap stabil. Pertumbuhan ekonomi daerah juga menunjukkan tren positif dibandingkan periode sebelumnya,” ujarnya.

Ia memaparkan, hingga Februari 2026, sektor perbankan di Bangka Belitung masih terjaga dengan baik. Aset perbankan tumbuh 2,49 persen secara year to date (ytd), Dana Pihak Ketiga (DPK) naik 3,15 persen, sementara rasio kredit bermasalah (Non Performing Loan/NPL) berada di level 2,92 persen. Adapun rasio Loan to Deposit Ratio (LDR) tercatat sebesar 110,15 persen.

Di sektor pasar modal, minat investasi masyarakat juga terus meningkat. Hingga Maret 2026, jumlah investor yang tercatat melalui Single Investor Identification (SID) mencapai 159.118, tumbuh 22,12 persen dibandingkan Desember 2025. Kota Pangkalpinang tercatat sebagai wilayah dengan nilai transaksi saham tertinggi, mencapai Rp812,70 miliar.

Selain fungsi pengawasan, OJK juga aktif mendorong penguatan ekonomi daerah melalui Tim Percepatan Akses Keuangan Daerah (TPAKD). Pada 2026, OJK Babel menetapkan sejumlah program strategis, di antaranya peningkatan akses keuangan bagi pelajar, optimalisasi Kredit Usaha Rakyat (KUR), serta pengembangan Desa Ekosistem Keuangan Inklusif (EKI) di Kampung Terasi Toboali, Kabupaten Bangka Selatan.

“Hingga April 2026, kami telah melaksanakan 13 kegiatan sosialisasi dan edukasi keuangan yang menjangkau mahasiswa, pelajar, santri, nelayan, hingga pelaku UMKM,” kata Eko.

Dalam upaya perlindungan konsumen, OJK juga memperkuat peran Satgas PASTI untuk memberantas aktivitas keuangan ilegal seperti investasi bodong dan pinjaman online ilegal. Selain itu, OJK Babel akan meluncurkan Indonesia Anti-Scam Center pada Mei 2026 guna mempercepat penanganan kasus penipuan di sektor keuangan.

OJK juga terus menghadirkan inovasi layanan, seperti program “Grebek Pasar Simolek” serta kanal pengaduan baik secara daring maupun luring untuk menjangkau masyarakat hingga ke pelosok daerah.

Melalui kegiatan ini, OJK menegaskan komitmennya untuk terus memperkuat kolaborasi dengan media. Diharapkan, sinergi antara OJK, industri jasa keuangan, pemerintah daerah, dan media dapat mendorong pertumbuhan sektor keuangan yang sehat, inklusif, dan berkelanjutan di Bangka Belitung.

Editor : Haryanto

Follow Whatsapp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
Lihat Berita Lainnya
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut