95 Persen Ekspor Timah Indonesia Diperdagangkan Melalui JFX
PANGKALPINANG, Lintasbabel.iNews.id – Sebanyak 95 persen ekspor timah Indonesia kini diperdagangkan melalui Jakarta Futures Exchange (JFX). Capaian tersebut menunjukkan peran strategis bursa timah dalam memperkuat tata niaga dan transparansi perdagangan timah nasional.
Hal itu disampaikan Direktur Utama JFX, Yazid Kanca Surya saat menggelar kegiatan Media Masterclass bertajuk “Tin Talks Kupas Tuntas Transaksi Timah di JFX” di Pangkalpinang, Selasa (19/5/2026).
Menurut Yazid, perdagangan timah melalui bursa terus mengalami peningkatan sejak JFX resmi mendapatkan izin dari Badan Pengawas Perdagangan Berjangka Komoditi (Bappebti) sebagai salah satu bursa timah Indonesia pada 2019.
“Pada 2025, lebih dari 95 persen ekspor timah Indonesia diperdagangkan melalui bursa timah JFX,” ujar Yazid.
Dia menjelaskan, saat ini terdapat 40 peserta jual, 11 peserta beli domestik dan 25 peserta beli internasional yang terlibat dalam perdagangan timah melalui JFX.
Yazid mengatakan, tingginya transaksi melalui bursa menjadi langkah penting dalam menciptakan perdagangan timah yang lebih transparan, modern dan kompetitif.
Menurutnya, keberadaan bursa timah tidak hanya mempertemukan penjual dan pembeli, tetapi juga memberikan kepastian harga serta meningkatkan kepercayaan pelaku usaha terhadap tata niaga timah Indonesia.
Selain itu, JFX juga tengah menyiapkan pengembangan instrumen turunan atau derivatif dari perdagangan fisik timah guna memperkuat ekosistem perdagangan di masa mendatang.
“Ke depan, kami ingin menghadirkan kontrak derivatif yang bisa dimanfaatkan seluruh pemangku kepentingan, sehingga perdagangan timah semakin modern dan kompetitif,” katanya.
Dalam kesempatan itu, JFX juga menggelar Media Masterclass yang diikuti puluhan jurnalis dari berbagai media di Bangka Belitung. Kegiatan tersebut bertujuan meningkatkan pemahaman media terkait mekanisme perdagangan timah di bursa agar pemberitaan yang disampaikan kepada publik lebih akurat dan berimbang.
Editor : Haryanto