Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : Polisi Imbau Tambang Ilegal di DAS Kampak Bangka Barat Dihentikan
Advertisement . Scroll to see content

Gelar Tradisi Sembahyang Rebut, Masyarakat Tionghoa di Bangka Barat Harap Kerukunan Umat Manusia

Sabtu, 13 Agustus 2022 | 11:05 WIB
  • author Rizki Ramadhani
Gelar Tradisi Sembahyang Rebut, Masyarakat Tionghoa di Bangka Barat Harap Kerukunan Umat Manusia
Patung Thai Se Ja simbol perayaan tradisi Chit Ngiat Pan. (Foto: lintasbabel.id / Rizki Ramadhani)

BANGKA BARAT, lintasbabel.id - Masyarakat etnis Tionghoa di Kecamatan Muntok,Kabupaten Bangka Barat berbondong-bondong datang ke Kelenteng Kung Fuk Miau. Di sana mereka menggelar tradisi perayaan Chit Ngiat Pan atau Sembahyang Rebut, sejak Jumat (12/8/2022) malam. 

Tradisi ini diisi dengan bersembahyang untuk mendoakan arwah leluhur dan membakar replika patung sebagai bagian dari ritual. 

Menurut penyelenggara kegiatan, Paularitta, Tradisi ini kerap dirayakan warga keturunan Tionghoa setiap tahun pada bulan ketujuh tanggal 15 penanggalan kalender China.

"Sembahyang rebut ini adalah pembukaan pintu neraka dengan makna memberi sesaji kepada para leluhur yang sudah tidak ada," kata Paularita. 

Paularita menambahkan, melalui tradisi ini pula masyarakat etnis Tionghoa di Muntok mengharapkan perlindungan dan dapat hidup dengan damai. 

Editor: Haryanto

Related News

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut