Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : Audensi dengan Nelayan Air Nyatoh, Markus Tegaskan akan Tertibkan Tambang DAS Kampak
Advertisement . Scroll to see content

Gelar Tradisi Sembahyang Rebut, Masyarakat Tionghoa di Bangka Barat Harap Kerukunan Umat Manusia

Sabtu, 13 Agustus 2022 | 11:05 WIB
  • author Rizki Ramadhani
Gelar Tradisi Sembahyang Rebut, Masyarakat Tionghoa di Bangka Barat Harap Kerukunan Umat Manusia
Patung Thai Se Ja simbol perayaan tradisi Chit Ngiat Pan. (Foto: lintasbabel.id / Rizki Ramadhani)

"Pada akhir pembakaran itu bearti pintu neraga sudah ditutup. Disitu lah kami masyarakat yang masih bernaung di dunia ini meminta supaya yang masih hidup ini dilindungi, dijauhkan dari mara bahaya, yang penting hidup dengan rukun dan damai," ucapnya. 

Tak hanya dirayakan oleh masyarakat Tionghoa saja, Wahyu Eko Saputro sengaja datang untuk tradisi sembahyang rebut di Kelenteng Kung Fuk Miau. 

"Walaupun secara langsung tidak terlibat di kegiatan, kita datang untuk kawan-kawan kita yang merayakan. Disini kan banyak juga kawan main, sebagai bentuk toleransi lah dari kita untuk orang-orang Tionghoa," ujar Wahyu Eko Saputro. 

Editor: Haryanto

Related News

Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut