Lapas Pangkalpinang Perluas Kelurahan Binaan ke Sektor Perikanan, Bangun Dermaga Sungai Kulan

Irwan Setiawan
Pengecekan lokasi pembangunan dermaga beton berukuran 3 x 16 meter di kawasan Sungai Kulan, olah Kalapas Tuatunu Pangkalpinang, Febie Dwi Hartanto (mengenakan batik). Foto : ist

PANGKALPINANG, Lintasbabel.iNews.id – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Pangkalpinang memperluas program Kelurahan Binaan di Kelurahan Tuatunu Indah, Pangkalpinang, Kepulauan Bangka Belitung. Setelah mengembangkan sektor pertanian, Lapas kini mulai mendorong potensi perikanan masyarakat.

Langkah tersebut ditandai dengan penyerahan bantuan secara simbolis untuk pembangunan dermaga beton berukuran 3 x 16 meter di kawasan Sungai Kulan, Jumat (28/8/2026) sore.

Kegiatan itu dihadiri Kepala Lapas (Kalapas) Pangkalpinang Febie Dwi Hartanto bersama Lurah Tuatunu Indah Iwan Bernadi, perangkat kelurahan, Lembaga Adat Melayu, perwakilan Polsek Gerunggang, serta para nelayan.

Bantuan swadaya dari Lapas Pangkalpinang tersebut diharapkan dapat mendukung pembangunan dermaga yang nantinya digunakan masyarakat untuk menunjang aktivitas nelayan, mulai dari tambat perahu hingga bongkar muat hasil tangkapan.

“Pembangunan dermaga ini menjadi langkah awal mengembangkan potensi perikanan. Setelah pertanian, kami mendorong sektor perikanan agar lebih produktif dan memberi manfaat ekonomi bagi masyarakat,” kata Febie, Sabtu (29/8/2026).

Menurutnya, keberhasilan program Kelurahan Binaan tidak terlepas dari kolaborasi antara Lapas, pemerintah kelurahan, dan masyarakat. Karena itu, pengembangan potensi perikanan akan dilakukan secara bertahap dan berkelanjutan.

“Lapas Pangkalpinang siap mendampingi dan membuka ruang kerja sama, mulai dari penguatan kelompok nelayan, budidaya, pengolahan, hingga pemasaran hasil perikanan agar semakin produktif dan bernilai ekonomi,” ujarnya.

Lurah Tuatunu Indah Iwan Bernadi menyambut positif langkah Lapas Pangkalpinang dalam memperluas program Kelurahan Binaan ke sektor perikanan.

Dia menilai pembangunan dermaga sangat dibutuhkan masyarakat, khususnya para nelayan yang beraktivitas di kawasan Sungai Kulan.

“Dermaga ini sangat dibutuhkan para nelayan. Mudah-mudahan menjadi awal berkembangnya aktivitas perikanan sekaligus meningkatkan perekonomian masyarakat di kawasan Sungai Kulan,” kata Iwan.

Pengembangan sektor perikanan ini merupakan kelanjutan dari berbagai program Kelurahan Binaan Lapas Pangkalpinang di Tuatunu Indah yang sebelumnya berfokus pada sektor pertanian.

Sejumlah program telah dijalankan, di antaranya pemanfaatan kompos hasil karya warga binaan untuk kebun sawit dan nanas milik masyarakat. Lapas juga mendorong pengembangan nanas menjadi produk UMKM berupa dodol.

Selain itu, Lapas Pangkalpinang mengembangkan hortikultura di Pondok Pesantren Manbaul Ulum, memberikan bantuan rumah panggung layak huni, serta menjalankan program cetak sawah seluas 8 hektare dan lahan percobaan seluas 1 hektare yang saat ini masih dalam proses.

Ke depan, Lapas Pangkalpinang bersama Pemerintah Kelurahan Tuatunu Indah akan mengembangkan potensi perikanan secara bertahap dan berkelanjutan.

Dermaga Sungai Kulan diharapkan menjadi titik awal penguatan aktivitas usaha perikanan, sekaligus membuka peluang kemandirian dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat setempat.

Editor : Haryanto

Bagikan Artikel Ini
Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.
News Update
Kanal
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
MNC Portal
Live TV
MNC Network