Lapas Pangkalpinang Cetak Sawah 8 Hektare, Perkuat Ketahanan Pangan di Tuatunu

Irwan Setiawan
Pengembangan sektor pertanian melalui rencana cetak sawah di Kelurahan Tuatunu Indah, Pangkalpinang. (Foto : Istimewa).

PANGKALPINANG, Lintasbabel.iNews.id – Program Kelurahan Binaan Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Pangkalpinang terus dikembangkan. Kali ini, program tersebut diarahkan pada pengembangan sektor pertanian melalui rencana cetak sawah di Kelurahan Tuatunu Indah, Pangkalpinang, Kepulauan Bangka Belitung.

Peninjauan lahan dilakukan pada Jumat (14/8) sore. Kegiatan tersebut dihadiri Kepala Lapas Pangkalpinang Sugeng Indrawan, Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan (Ditjenpas) Kepulauan Bangka Belitung Ade Agustina, serta Lurah Tuatunu Indah Iwan Bernadi.

Lahan yang disiapkan untuk program cetak sawah mencapai 8 hektare. Pada tahap awal, pengembangan dilakukan di lahan seluas 1 hektare yang saat ini memasuki proses pembersihan dan pengolahan tanah.

Sugeng Indrawan mengatakan Program Kelurahan Binaan terus dikembangkan secara bertahap dengan menyesuaikan potensi serta kebutuhan masyarakat Tuatunu.

Sebelumnya, berbagai kegiatan telah dilakukan, mulai dari demplot kompos FABA, pelatihan pengolahan nanas, penyerahan rumah layak huni, hingga penanaman hortikultura.

Kini, program tersebut diperluas melalui cetak sawah untuk mengoptimalkan pemanfaatan lahan sekaligus mendukung ketahanan pangan dan perekonomian masyarakat.

“Program Kelurahan Binaan kami kembangkan secara berkelanjutan dan tidak terbatas pada satu sektor. Cetak sawah ini menjadi langkah lanjutan untuk mengoptimalkan lahan sekaligus meningkatkan perekonomian masyarakat,” kata Sugeng, Sabtu (15/8/2026).

Menurutnya, pengembangan potensi masyarakat Tuatunu juga mulai menunjukkan hasil. Salah satunya produk olahan nanas berupa dodol yang telah dipasarkan hingga Jawa Barat.

Pelepasan produk tersebut secara simbolis dilakukan oleh Wali Kota Pangkalpinang bersama Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) di Pondok Pesantren Manbaul Ulum Tuatunu.

Sementara itu, Ade Agustina menyambut baik kolaborasi antara Lapas Pangkalpinang dan pemerintah daerah dalam menjalankan program ketahanan pangan yang memberikan manfaat langsung bagi masyarakat.

“Kami mendukung kolaborasi ini dalam mewujudkan ketahanan pangan yang memberikan manfaat nyata untuk masyarakat. Semoga kerja sama yang telah terjalin dapat terus diperkuat,” ujarnya.

Lurah Tuatunu Indah Iwan Bernadi juga mengapresiasi konsistensi Lapas Pangkalpinang dalam menjalankan Program Kelurahan Binaan.

Dia menilai berbagai program yang telah dilaksanakan memberikan dampak positif sekaligus membuka peluang bagi masyarakat untuk mengembangkan potensi lokal.

“Kami mengapresiasi pendampingan Lapas Pangkalpinang yang telah memberikan manfaat bagi masyarakat Tuatunu. Semoga sinergi ini terus berjalan dan semakin banyak potensi yang dapat dikembangkan,” tutur Iwan.

Melalui program ini, cetak sawah di Tuatunu diharapkan dapat direalisasikan secara bertahap. Selain mengoptimalkan lahan yang tersedia, program tersebut diharapkan mampu memperkuat ketahanan pangan sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Editor : Haryanto

Bagikan Artikel Ini
Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.
News Update
Kanal
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
MNC Portal
Live TV
MNC Network