Kondisi ini memperkuat persepsi publik bahwa hukum seolah kehilangan wibawa di hadapan praktik-praktik ilegal yang terorganisir.
Jika dibiarkan, bukan hanya kebun sawit yang hilang, tetapi juga kepercayaan masyarakat terhadap institusi penegak hukum.
Warga kini mendesak aparat—baik kepolisian, kejaksaan, maupun instansi terkait—untuk segera turun tangan. Penindakan tegas dinilai mendesak, bukan hanya untuk menghentikan kerusakan, tetapi juga untuk mengungkap siapa aktor di balik aktivitas tersebut.
Jika hukum terus diam, maka yang berbicara adalah kerusakan. Dan ketika itu terjadi, semua sudah terlambat.
Editor : Muri Setiawan
Artikel Terkait
