Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : Perbaiki Jembatan Jeriji-Tepus, Perusahaan Sawit dan CPO Gelontorkan Rp200 Juta
Advertisement . Scroll to see content

Harga TBS Anjlok Pasca Pengumuman Larangan Ekspor CPO, Pengusaha Gamang!

Jum'at, 29 April 2022 | 19:56 WIB
  • author Advenia Elisabeth
Harga TBS Anjlok Pasca Pengumuman Larangan Ekspor CPO, Pengusaha Gamang!
Mang Usul, petani sawit di Kabupaten Bangka mengeluhkan harga TBS Sawit yang terus anjlok. (Foto: lintasbabel.id/ Maulana)

JAKARTA, lintasbabel.id - Presiden Joko Widodo (Jokowi) beberapa waktu lalu mengeluarkan kebijakan larangan ekspor minyak sawit mentah (Crude Palm Oil/ CPO). Kebijakan larangan ekspor CPO beserta produk turunannya ini disambut dengan tren penurunan harga Tandan Buah Segar (TBS) di kalangan petani sawit.

Tren penurunan ini cukup mengherankan, lantaran secara teori harga TBS di tingkat petani lebih merujuk pada pergerakan harga CPO internasional, sehingga seharusnya tidak terpengaruh dengan kebijakan domestik.

Lantaran harusnya tidak terpengaruh, maka tren penurunan yang terjadi saat ini diyakini lebih dipicu oleh kegamangan yang terjadi di level Perusahaan Kelapa Sawit (PKS) dalam menyikapi kebijakan larangan ekspor.

“Saya menduga (tren penurunan) ini (akibat PKS) gamang dalam mengahadapi kebijakan (larangan ekspor) ini, karena sebenarnya (kondisi saat) ini cuan bagi PKS karena harga internasionalnya naik,” ujar Direktur Eksekutif Palm Oil Agribusiness Policy Institute (PASP), Tungkot Sipayung, dalam Talkshow GenSawit Corner, Jumat (29/4/2022).

Editor: Muri Setiawan

Related News

Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut