Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : Terlibat Jaringan Narkotika Internasional, Terdakwa Yogi Terancam 20 Tahun Penjara
Advertisement . Scroll to see content

Narkoba Mengintai Keselamatan Pekerja Tambang, PT Timah Gandeng Polda Babel

Jum'at, 11 September 2026 | 16:25 WIB
  • author Firman
Narkoba Mengintai Keselamatan Pekerja Tambang, PT Timah Gandeng Polda Babel
Narkoba Mengintai Keselamatan Pekerja Tambang, PT TIMAH Gandeng Polda Babel. Foto : ist

PANGKALPINANG, Lintasbabel.iNews.id – Polda Kepulauan Bangka Belitung (Babel) mendorong pekerja tambang tidak takut menjalani pemeriksaan narkoba, termasuk tes urine. Pekerja yang terbukti sebagai pengguna atau korban penyalahgunaan narkotika akan didorong menjalani rehabilitasi.

Hal itu disampaikan Direktur Reserse Narkoba Polda Kepulauan Bangka Belitung Kombes Pol Dr. Ronald F.C. Sipayung saat sosialisasi pencegahan penyalahgunaan narkoba yang digelar PT Timah Tbk bersama Direktorat Reserse Narkoba Polda Babel, Kamis (10/9/2026).

Kegiatan yang berlangsung di Ruang Rapat Utama PT Timah tersebut diikuti para mitra usaha perusahaan. Sosialisasi sekaligus membahas program rehabilitasi bagi pekerja tambang di wilayah operasional PT Timah, khususnya Sampur dan sekitarnya.

Ronald mengatakan, pemeriksaan narkoba diperlukan untuk mengetahui kondisi pekerja secara objektif. Hasil pemeriksaan selanjutnya dapat menjadi dasar untuk menentukan penanganan yang tepat.

“Jangan takut untuk diperiksa. Kita ingin mengetahui kondisi yang sebenarnya sehingga bisa menentukan penanganan yang tepat. Kalau memang pengguna atau korban penyalahgunaan, kita dorong untuk mendapatkan rehabilitasi,” kata Ronald.

Menurut dia, penanganan terhadap penyalahgunaan narkotika tidak semata-mata dilakukan melalui pendekatan hukum. Bagi pengguna maupun korban penyalahgunaan, rehabilitasi menjadi salah satu langkah penting untuk membantu proses pemulihan dan mencegah mereka kembali terjerumus dalam penyalahgunaan narkoba.

Namun, pendekatan berbeda berlaku bagi pihak yang terlibat dalam peredaran gelap narkotika.

Ronald menegaskan, penegakan hukum tetap dilakukan terhadap pengedar maupun pihak yang menjadi bagian dari jaringan peredaran narkoba.

“Untuk pengguna atau korban penyalahgunaan, kita dorong rehabilitasi. Tetapi terhadap mereka yang terlibat dalam peredaran gelap narkotika, tentu penegakan hukum tetap berjalan,” ujarnya.

Pencegahan penyalahgunaan narkoba menjadi perhatian khusus di lingkungan pertambangan karena pekerjaan di sektor ini memiliki tingkat risiko keselamatan yang tinggi.

Kondisi pekerja yang berada di bawah pengaruh narkotika dapat membahayakan dirinya sendiri maupun pekerja lain, terutama saat mengoperasikan peralatan atau menjalankan pekerjaan yang membutuhkan konsentrasi dan kewaspadaan tinggi.

Karena itu, PT Timah bersama Polda Babel mendorong penguatan edukasi dan pencegahan narkoba di lingkungan kerja, termasuk melibatkan pimpinan perusahaan, mitra usaha dan tokoh masyarakat.

Edukasi diharapkan tidak berhenti pada kegiatan sosialisasi, tetapi berlanjut menjadi budaya pencegahan di lingkungan kerja.

Upaya tersebut juga diharapkan dapat meningkatkan kesadaran pekerja mengenai dampak penyalahgunaan narkoba, tidak hanya terhadap keselamatan kerja, tetapi juga kesehatan, keluarga dan lingkungan sosial.

Editor: Haryanto

Related News

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut