Khitanan Gratis PT Timah Diserbu Warga Mentok, Janda hingga Anak Yatim Terbantu
Menurutnya, program tersebut sangat membantu masyarakat di tengah kondisi ekonomi yang tidak mudah, terlebih suaminya bekerja sebagai buruh harian.
"Program seperti ini bagus, meringankan ekonomi masyarakat. Kondisi ekonomi saat ini susah mencari uang. Sangat bermanfaat bagi kami," ujarnya.
Dukungan juga datang dari Arief, warga Bedeng Maras, Kelurahan Sungai Baru, yang mendampingi keponakannya, seorang anak yatim, mengikuti khitanan massal.
"Kami sangat mendukung program khitanan gratis ini karena membantu keluarga yang tidak mampu, apalagi keponakan saya sudah yatim. Harapannya program seperti ini terus dipertahankan," katanya.
Suasana penuh keceriaan tampak setelah proses khitan selesai. Anak-anak menerima bingkisan dari PT Timah berupa perlengkapan sekolah dan santunan.
Adam (5), siswa TK Pembina Mentok, mengaku senang mengikuti khitanan karena mendapatkan banyak hadiah.
"Tidak takut disunat, malah senang karena diberi tas, uang dan masih banyak lagi. Nanti uangnya untuk jajan," ucapnya polos.
Peserta lainnya, Rehan (5), mengaku sempat takut saat akan disuntik, namun rasa khawatirnya hilang setelah proses khitan selesai.
"Takut disuntik, tapi setelah disunat senang karena diberi hadiah banyak. Uangnya ditabung dengan Mimi," katanya.
Editor : Haryanto