PANGKALPINANG, Lintasbabel.iNews.id - Nama Amri Cahyadi disebut-sebut bakal menggantikan Hellyana sebagai Ketua Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) PPP Bangka Belitung (Babel) periode 2026-2031.
Hellyana adalah Wakil Gubernur Babel yang saat ini tersangka kasus ijazah palsu di Bareskrim Polri.
Masa jabatan Hellyana sebagai Ketua DPW Babel berakhir dan dia mau fokus pada masalah hukum yang membelitnya.
"Ibu Hellyana kebetulan masa jabatannya berakhir saat Muswil VI PPP Babel dan dia tidak mau ikut pencalonan lagi," kata Anggota Tim Formatur PPP Babel Amri Cahyadi, Senin (19/1/2026).
Amri Cahyadi tak membantah namanya kembali akan diusung ke DPP PPP sebagai calon Ketua DPW PPP Babel.
Namun, jalan Amri Cahyadi masih panjang.
Keputusan penetapan Ketua DPW PPP Babel dilakukan oleh forum DPP PPP.
"Saya menyadari kekurangan diri ini, namun kawan-kawan mendorong kami memimpin kembali PPP di Babel. Kami dianggap mampu merangkul dan pernah sebagai ketua partai sebelumnya," kata mantan Wakil Ketua DPRD Babel ini.
Tim formatur diketuai Bendahara Umum DPP PPP Imam Fauzan Amir Uskara, dengan anggota perwakilan DPW PPP Babel Amri Cahyadi, Ketua DPC PPP Pangkapinang, Ketua DPC PPP Basel, dan Ketua DPC PPP Belitung Timur.
Lima tim formatur itu terbentuk dari hasil Musyawarah Wilayah (Muswil) VI Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Kepulauan Bangka Belitung, Sabtu (17/1/2026).
Menurut Amri, tim formatur diberi waktu 20 hari untuk menyelesaikan amanah dari Ketua Umum PPP Mardiono.
"Sesuai amanah, kami diminta silaturahmi internal, mengajak para kader berkhidmat di PPP. Kader partai yang tidak aktif, kita ajak lagi," ujar Amri.
Saat ini, lanjut Amri, dalam tahap penyusunan keanggotaan dan wajib punya Kartu Tanda Anggota (KTA) PPP.
Amri tak ingin nantinya tanpa KTA bermasalah saat verifikasi KPU.
Mengenai penetapan Ketua DPW PPP Babel, disebutkan Amri berbeda dari pemilihan sebelumnya.
"Beda sekarang, muswil hanya menetapkan formatur, formatur usulkan ke DPP nama-nama. Misal tiga calon ketua, tiga sekretaris. Nanti forum DPP PPP yang melakukan semacam fit and proper test," ungkap mantan Wakil Ketua DPRD Babel.
Ditanya soal mengelola PPP ke depan, termasuk masalah hukum yang pernah dialaminya, menurut Amri menjadi tantangan dirinya.
Dia membutuhkan dukungan banyak pihak untuk membawa PPP berjaya di Bangka Belitung pada 2029 nanti.
Editor : Alza Munzi Hipni
Artikel Terkait
