Menurut Amri, tim formatur diberi waktu 20 hari untuk menyelesaikan amanah dari Ketua Umum PPP Mardiono.
"Sesuai amanah, kami diminta silaturahmi internal, mengajak para kader berkhidmat di PPP. Kader partai yang tidak aktif, kita ajak lagi," ujar Amri.
Saat ini, lanjut Amri, dalam tahap penyusunan keanggotaan dan wajib punya Kartu Tanda Anggota (KTA) PPP.
Amri tak ingin nantinya tanpa KTA bermasalah saat verifikasi KPU.
Mengenai penetapan Ketua DPW PPP Babel, disebutkan Amri berbeda dari pemilihan sebelumnya.
"Beda sekarang, muswil hanya menetapkan formatur, formatur usulkan ke DPP nama-nama. Misal tiga calon ketua, tiga sekretaris. Nanti forum DPP PPP yang melakukan semacam fit and proper test," ungkap mantan Wakil Ketua DPRD Babel.
Ditanya soal mengelola PPP ke depan, termasuk masalah hukum yang pernah dialaminya, menurut Amri menjadi tantangan dirinya.
Dia membutuhkan dukungan banyak pihak untuk membawa PPP berjaya di Bangka Belitung pada 2029 nanti.
Editor : Alza Munzi Hipni
Artikel Terkait
