TUBAN, lintasbabel.id - Nasib tidak ada siapapun yang tau. Hari ini sial, besok mungkin menjadi orang yang beruntung. Atau sebaliknya.
Begitu pula yang dialami oleh warga kampung miliarder di Kabupaten Tuban, Jawa Timur. Setahun lalu mereka mendadak menjadi kaya raya usai menjual tanah dan lahan pertanian kepada Pertamina. Rata-rata warga disana membeli mobil mewah.
Namun kini, kondisi masyarakatnya berubah 180 derajat. Mereka kini menjadi pengangguran karena tidak ada lagi lahan yang bisa digarap untuk pertanian. Mereka pun berunjuk rasa meminta dipekerjakan di Kilang Minyak Pertamina Grass Root Refinery (GRR) Tuban.
Warga menuntut lapangan pekerjaan yang dijanjikan, namun hingga saat ini tak terealisasi. Bahkan, warga mengaku menyesal telah menjual lahan mereka di lokasi kilang minyak tersebut.
Pantauan iNews, warga Desa Ring I pembangunan kilang minyak Pertamina Grass Root Refinery Tuban, tampak menyampaikan aspirasi menuntut pekerjaan, Senin (24/1/2022). Mereka membawa spanduk berisi beberapa tuntuan menagih janji.
Salah satunya Musanam (60) warga Desa Wadung, Kecamatan Jenu, Tuban. Dia mengaku meski kini tinggal di rumah besar dan terkesan mewah, namun hatinya tak bahagia.
Editor : Muri Setiawan
Artikel Terkait