Cegah Karhutla Meluas, Mabes TNI Kukuhkan Relawan Pakar
PANGKALPINANG, Lintasbabel.iNews.id - Satgas Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) Mabes TNI Korem 045/Gaya melakukan Pengukuhan Relawan Pasukan Anti Karhutla (PAKAR). Ini dilakukan untuk mencegah karhutla meluas.
Sebanyak 75 orang Relawan Pakar dikukuhkan dalam kegiatan yang digelar di halaman Makodim 0413/Bangka, Jumat (18/9/2026).
Komandan Korem (Danrem) 045/Gaya, Brigjen TNI Nur Wahyudi mengatakan bahwa kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) tidak hanya berdampak kepada kerusakan lingkungan dan ekosistem.
Selain itu juga dapat menimbulkan gangguan terhadap kesehatan masyarakat, aktivitas perekonomian, serta kehidupan sosial masyarakat.
"Kebakaran hutan dan lahan merupakan salah satu ancaman yang harus kita hadapi secara serius dan bersama-sama. Makanya pagi hari ini kita melaksanakan kegiatan upacara pengukuhan Relawan Pakar Kepulauan Provinsi Bangka Belitung," ujarnya.
Danrem menjelaskan bahwa wilayah ini dengan karakteristik wilayah dan kondisi lainnya memiliki potensi kerawanan kebakaran hutan dan lahan yang harus diantisipasi melalui langkah-langkah pencegahan secara dini dan kesiapsiagaan.
Maka dari itu, menurutnya, penanggulangan Karhutla bukan semata-mata tugas pemerintah, TNI, dan Polri, tetapi merupakan tanggung jawab bersama, tanggung jawab masyarakat Kepulauan Bangka Belitung dan komponen bangsa.
"Keterlibatan kita semua melalui pembentukan dan pengukuhan relawan pasukan anti Karhutla ini merupakan langkah yang strategis dalam memperkuat upaya pencegahan dan penanggulangan Karhutla di wilayah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung," imbuh Nur Wahyudi.
Tak hanya itu saja, dia mengharapkan agar pengukuhan ini hendaknya tidak dimaknai sebagai kegiatan seremonial saja.
"Pengukuhan relawan ini sebagai bentuk komitmen, kesiapsiagaan, dan tanggung jawab moral untuk bersama-sama menjaga kelestarian lingkungan dan melindungi masyarakat dari dampak kebakaran hutan dan lahan," kata Nur.
Terakhir, Danrem juga berpesan kepada seluruh relawan untuk meningkatkan kepedulian dan kewaspadaan terhadap setiap potensi terjadinya Karhutla.
Nur menekankan agar relawan terus memperkuat koordinasi dan komunikasi dengan aparat TNI, Polri, dan Pemda setempat, serta dengan BPBD, Manggala Agni, pemadam kebakaran, dunia usaha, serta unsur-unsur terkait.

"Saya selaku Komandan Korem 045/Garuda Jaya mengajak seluruh elemen masyarakat untuk membangun sinergitas dan kolaborasi yang kuat, karena keberhasilan pencegahan Karhutla di wilayah Provinsi Bangka Belitung ini tergantung dari kepedulian dan keterlibatan kita semuanya," kata Nur.
Editor: Haryanto