get app
inews
Aa Text
Read Next : Bangka Belitung Bidik Jadi Destinasi Wisata Durian Unggulan

Tangani 97 Karhutla di Babel, PT Timah Siapkan Enam Armada Siaga Percepat Pemadaman

Kamis, 27 Agustus 2026 | 08:23 WIB
header img
PT Timah Tangani 97 Karhutla di Babel, Enam Armada Siaga Percepat Pemadaman. Foto : ist

PANGKALPINANG, Lintasbabel.iNews.id — PT Timah melalui Emergency Response Team (ERT) terus membantu penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung.

Sejak Januari hingga 25 Agustus 2026, tim pemadam PT Timah telah melakukan 97 kali penanganan karhutla di sejumlah wilayah, mulai dari Pangkalpinang, Kabupaten Bangka, Bangka Barat hingga Kundur.

Kepala Satpol PP Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Budi Utama, mengapresiasi kontribusi PT Timah dalam mempercepat pemadaman karhutla.

"Alhamdulillah semua stakeholder termasuk PT Timah sudah dipertemukan. PT Timah sangat luar biasa dalam membantu kami mempercepat pemadaman karhutla, terutama di musim El Nino Godzilla ini," kata Budi, dikutip Kamis (27/8/2026). 

Menurutnya, respons cepat tim pemadam PT Timah didukung penempatan armada di sejumlah wilayah. Koordinasi juga dilakukan melalui grup komunikasi Si Jago Merah Bangka Belitung untuk mempercepat informasi dan penanganan kebakaran.

Budi mengatakan salah satu kendala pemadaman adalah ketersediaan air. Armada umumnya membawa sekitar 4 hingga 5 ton air. Jika persediaan habis dan tidak ada sumber air di sekitar lokasi, pengisian ulang dapat membutuhkan waktu 15 hingga 30 menit.

Karena itu, kolaborasi antarpihak menjadi penting. Pemerintah juga menggandeng Perumda Air Minum untuk menyediakan akses hidran di sejumlah titik guna mempercepat pengisian air armada pemadam.

Budi turut mengingatkan masyarakat agar tidak membakar lahan atau melakukan aktivitas yang berpotensi memicu kebakaran.

"Mohon kepada seluruh masyarakat, stop, berhenti untuk jahil ataupun sengaja. Jangan usil," ujarnya.

Ia berharap sinergi pemerintah, PT Timah, BUMN dan seluruh pemangku kepentingan terus diperkuat, bukan hanya saat musim kemarau.

"Ke depannya juga kita tetap bersinergi karena ini adalah nyawa masyarakat kita. Di sini ada efek sosial dan ekonomi juga," tuturnya.

Editor : Haryanto

Follow Whatsapp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
Lihat Berita Lainnya
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut