get app
inews
Aa Text
Read Next : Tangani 97 Karhutla di Babel, PT Timah Siapkan Enam Armada Siaga Percepat Pemadaman

PT Timah Dukung Pelestarian Kain Cual Lewat Pementasan Seni di Mentok

Selasa, 01 September 2026 | 11:19 WIB
header img
PT TIMAH Dukung Pelestarian Kain Cual Lewat Pementasan Seni di Mentok. Foto : ist

BANGKA BARAT, Lintasbabel.iNews.id – Upaya melestarikan seni dan budaya daerah terus dilakukan melalui kolaborasi berbagai pihak. Salah satunya melalui dukungan PT TIMAH Tbk terhadap pelestarian kain cual, wastra khas Bangka Belitung, sekaligus membuka ruang bagi seniman lokal untuk menampilkan karya kreatif.

Dukungan tersebut diwujudkan dengan memfasilitasi pementasan seni bertajuk “Tafsir Perjalanan dan Asa Kain Cual” di Wisma Majapahit PT TIMAH, Mentok, Kabupaten Bangka Barat, Sabtu malam (29/8/2026).

Pementasan yang melibatkan sejumlah pelaku seni Bangka Barat itu mengangkat perjalanan kain cual dari sisi sejarah, budaya, hingga makna yang terkandung di dalamnya.

Penampilan para seniman lokal tersebut mendapat perhatian penonton yang hadir. Pertunjukan dikemas sebagai medium untuk mengenalkan kembali sejarah dan nilai budaya kain cual kepada masyarakat, khususnya generasi muda.

Show Director Junaidi Rahim mengatakan, pementasan tersebut berangkat dari hasil riset sejarah yang mengidentifikasikan Mentok sebagai salah satu wilayah awal berkembangnya teknik menenun kain cual.

“Bertajuk ‘Tafsir Perjalanan dan Asa Kain Cual’, kami ingin mengangkat sejarah dan kisah perjalanan kain cual melalui sebuah pertunjukan seni,” kata Junaidi.

Menurutnya, seni pertunjukan dapat menjadi salah satu cara efektif untuk memperkenalkan kembali sejarah dan nilai budaya kain cual kepada masyarakat.

Junaidi juga mengapresiasi dukungan PT TIMAH yang dinilainya berperan penting dalam terselenggaranya pementasan tersebut.

Menurut dia, keberadaan ruang pertunjukan yang representatif memberikan kesempatan kepada pelaku seni, termasuk kalangan anak muda, untuk menunjukkan kreativitas sekaligus memperkenalkan karya mereka kepada masyarakat luas.

“Pertunjukan ini sukses tidak lepas dari bantuan dan dukungan PT TIMAH. Melalui gedung yang representatif ini, karya seni dan kreativitas para pelaku seni, termasuk anak-anak muda, bisa dipertunjukkan kepada masyarakat,” ujarnya.

Ia berharap kolaborasi antara dunia usaha dan pelaku seni dapat terus diperluas sehingga semakin banyak karya budaya lokal yang dapat ditampilkan dan dikenal masyarakat.

“Kami berharap ke depan PT TIMAH tidak hanya mendukung, tetapi juga dapat menggelar kegiatan-kegiatan serupa. Kami mengucapkan terima kasih kepada PT TIMAH yang telah membantu memfasilitasi upaya mengangkat kembali akar budaya yang selama ini mungkin terpendam. PT TIMAH peduli budaya,” katanya.

Pementasan tersebut turut mendapat apresiasi dari Wakil Bupati Bangka Barat Yus Derahman, yang hadir dan menyaksikan langsung pertunjukan.

Yus menilai pengangkatan kain cual melalui pertunjukan seni merupakan langkah positif untuk memperkuat identitas budaya daerah sekaligus memberikan ruang kreativitas bagi para seniman lokal.

“Terlaksananya pertunjukan ini merupakan bentuk implementasi dari program Layanan Produksi Media untuk Penciptaan Karya Kreatif Inovatif dalam lingkup program Pemanfaatan Hasil Kelola Dana Abadi Kebudayaan atau Dana Indonesiana dari Kementerian Kebudayaan Republik Indonesia,” ujar Yus.

Ia juga mengapresiasi keterlibatan PT TIMAH dalam mendukung berbagai kegiatan kebudayaan dan sosial masyarakat di Bangka Barat.

Menurut Yus, Wisma Majapahit PT TIMAH telah beberapa kali dimanfaatkan sebagai ruang bagi para pelaku seni untuk menampilkan karya mereka.

“Tidak hanya pertunjukan seni di sini, gedung ini juga sering digunakan oleh pelaku seni lainnya untuk menampilkan karya. Selain itu, PT TIMAH juga kerap membantu kegiatan adat dan sosial masyarakat, seperti HUT Bangka Barat, Perang Ketupat di Tempilang, Sedekah Kapong di Kundi, Dodol Bergema di Penyampak, dan masih banyak lagi,” katanya.

Yus menilai dukungan tersebut menunjukkan keberadaan PT TIMAH tidak hanya berkaitan dengan aktivitas perusahaan, tetapi juga turut memberikan ruang kepada masyarakat untuk menjaga tradisi serta mengembangkan kreativitas.

“Pokoknya PT TIMAH joss lah,” tutupnya.

Editor : Haryanto

Follow Whatsapp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
Lihat Berita Lainnya
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut