get app
inews
Aa Text
Read Next : APSP Bangka Soroti Usia Pensiun dalam RUU Polri, Ingatkan Pentingnya Regenerasi Personel

Ampiang dan Kericu Olahan Hasil Laut jadi Peluang Usaha Baru Warga Pesisir Bangka

Kamis, 25 Juni 2026 | 07:20 WIB
header img
pelatihan pengolahan hasil laut berupa pembuatan ampiang dan kericu bagi masyarakat pesisir di Rusunawa Lingkungan Nelayan II Sungailiat. Foto ist

BANGKA, Lintasbabel.iNews.id – Potensi hasil laut di Kabupaten Bangka dinilai masih dapat memberikan nilai ekonomi lebih tinggi jika diolah menjadi produk siap jual. Untuk mendukung hal tersebut, PT Timah menggelar pelatihan pengolahan hasil laut berupa pembuatan ampiang dan kericu bagi masyarakat pesisir di Rusunawa Lingkungan Nelayan II Sungailiat, Selasa (23/6/2026).

Pelatihan ini diikuti warga Rusunawa Lingkungan Nelayan II, anggota PKK Sungailiat, serta masyarakat Nelayan I dan Nelayan II. Kegiatan menghadirkan mitra binaan PT Timah, Getas Afifah, sebagai narasumber yang membagikan teknik pengolahan hasil laut menjadi produk bernilai tambah.

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Perikanan Kabupaten Bangka, Vini Awilia, mengatakan selama ini sebagian hasil perikanan masih dipasarkan dalam bentuk mentah. Padahal, pengolahan dapat meningkatkan nilai jual sekaligus memperpanjang daya simpan produk.

"Melalui pelatihan ini, masyarakat khususnya ibu-ibu dapat mengembangkan hasil laut menjadi produk olahan yang memiliki daya simpan lebih lama dan nilai jual yang lebih tinggi. Ini menjadi peluang untuk meningkatkan pendapatan keluarga sekaligus mendukung tumbuhnya industri pengolahan hasil perikanan di Kabupaten Bangka," ujarnya.

Menurut Vini, melimpahnya sumber daya laut di Kabupaten Bangka perlu diimbangi dengan kemampuan masyarakat dalam mengolah hasil tangkapan menjadi produk yang lebih kompetitif di pasaran.

Dia berharap pelatihan serupa ke depan tidak hanya berfokus pada proses produksi, tetapi juga menyentuh aspek pengemasan dan pemasaran agar produk lokal mampu menembus pasar yang lebih luas.

Lurah Sungailiat, Khoiri, menilai pelatihan tersebut relevan dengan kebutuhan masyarakat pesisir yang memiliki akses langsung terhadap bahan baku hasil laut.

"Program ini sangat bermanfaat untuk meningkatkan keterampilan masyarakat dalam mengembangkan usaha berbasis hasil laut. Kami berharap ke depan pelatihan serupa dapat diperluas dengan materi pengemasan dan pemasaran sehingga produk lokal memiliki daya saing yang lebih baik," katanya.

Dalam pelatihan tersebut, peserta diperkenalkan pada teknik pembuatan ampiang dan kericu yang berpotensi dikembangkan sebagai usaha rumahan. Produk olahan ini dinilai memiliki peluang pasar sekaligus dapat menjadi alternatif sumber pendapatan baru bagi keluarga nelayan.

Pengelola Getas Afifah, Dina Maria, mengatakan sebagian besar peserta mampu mengikuti proses pelatihan dengan baik karena sudah terbiasa mengolah hasil laut dalam kehidupan sehari-hari.

"Peserta sangat antusias dan hasil olahan yang dibuat sudah cukup baik. Dengan terus berlatih dan mengembangkan kualitas produk, hasilnya berpotensi untuk dipasarkan dan menjadi sumber pendapatan tambahan bagi keluarga," ujarnya.

Salah seorang peserta, Siti Fatimah, mengaku memperoleh pengetahuan baru yang dapat langsung diterapkan di rumah. Selama ini dirinya hanya mengolah hasil laut menjadi pempek dan kerupuk untuk kebutuhan keluarga.

"Alhamdulillah kami mendapatkan ilmu baru yang bisa dipraktikkan di rumah. Ke depan tidak menutup kemungkinan hasil olahan ini bisa kami jual, baik secara kelompok maupun mandiri untuk menambah penghasilan keluarga," ungkapnya.

Melalui pelatihan ini, pemanfaatan hasil laut tidak hanya berhenti pada penjualan hasil tangkapan, tetapi juga diarahkan menjadi produk olahan bernilai ekonomi. Langkah tersebut diharapkan mampu mendorong lahirnya usaha mikro baru di kawasan pesisir dan membuka peluang peningkatan kesejahteraan masyarakat melalui sektor perikanan.

Editor : Haryanto

Follow Whatsapp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
Lihat Berita Lainnya
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut