get app
inews
Aa Text
Read Next : Kompos Inovasi Lapas Pangkalpinang Merambah Belitung, Warga Binaan Dilatih Olah Limbah FABA

Ubah Lahan Tidur Jadi Kebun Produktif, Lapas Pangkalpinang Gandeng Warga Tuatunu

Sabtu, 06 Juni 2026 | 14:12 WIB
header img
Lokasi lahan tidur yang disulap Lapas Kelas II A Tuatunu Pangkalpinang, menjadi lahan produktif. Foto : ist

PANGKALPINANG, Lintasbabel.iNews.id - Lahan yang selama ini tidak dimanfaatkan di kawasan Pesantren Manba'ul Ulum, Kelurahan Tuatunu Indah, Kota Pangkalpinang, mulai disiapkan menjadi kawasan pertanian produktif. Upaya tersebut dilakukan melalui kolaborasi antara Lapas Kelas IIA Pangkalpinang, masyarakat, aparat kelurahan, kepolisian, dan kalangan pesantren.

Puluhan warga bersama petugas Lapas, personel Polsek Gerunggang, santri, serta peserta magang turun langsung membersihkan dan menata lahan, Sabtu (6/6/2026). Kegiatan ini menjadi langkah awal pengembangan kawasan Agro Culture yang diharapkan mampu mendukung ketahanan pangan sekaligus menjadi sarana pemberdayaan masyarakat.

Kepala Lapas Kelas IIA Pangkalpinang, Sugeng Indrawan, mengatakan pengembangan kawasan pertanian tersebut merupakan bagian dari Program Kelurahan Binaan yang dijalankan Lapas Pangkalpinang.

Menurut dia, kegiatan gotong royong tidak hanya berfokus pada penyiapan lahan pertanian, tetapi juga menjadi ruang memperkuat kebersamaan antara pemerintah, masyarakat, dan berbagai elemen lainnya.

"Selain menyiapkan lahan Agro Culture, kegiatan ini juga menjadi sarana mempererat kebersamaan dan menumbuhkan semangat gotong royong," kata Sugeng.

Dalam kegiatan tersebut, peserta melakukan pembersihan lahan, meratakan area tanam, serta melakukan pengukuran lahan yang nantinya akan digunakan untuk budidaya berbagai komoditas hortikultura.

Sugeng menilai keterlibatan santri dan peserta magang menjadi bagian penting dalam membangun kesadaran generasi muda terhadap sektor pertanian. Selain memberikan pengalaman langsung di lapangan, kegiatan tersebut diharapkan dapat menumbuhkan kepedulian terhadap pemanfaatan lahan produktif.

Sementara itu, petugas Lapas Pangkalpinang, Suryanto, menyebut antusiasme seluruh pihak menjadi modal utama dalam mewujudkan kawasan Agro Culture yang berkelanjutan.

Menurutnya, kawasan tersebut tidak hanya ditujukan untuk mendukung program ketahanan pangan, tetapi juga dapat dimanfaatkan sebagai sarana edukasi pertanian bagi masyarakat sekitar.

"Kami sangat mengapresiasi antusiasme seluruh pihak yang terlibat. Semangat kebersamaan ini menjadi modal utama dalam mewujudkan kawasan Agro Culture yang tidak hanya mendukung ketahanan pangan, tetapi juga sebagai sarana edukasi dan pemberdayaan masyarakat," ujarnya.

Jika seluruh tahapan persiapan berjalan sesuai rencana, kawasan Agro Culture di lingkungan Pesantren Manba'ul Ulum akan dikembangkan menjadi pusat pembelajaran pertanian sekaligus kawasan produktif yang dapat memberikan manfaat ekonomi dan sosial bagi masyarakat Kelurahan Tuatunu Indah.

Editor : Haryanto

Follow Whatsapp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
Lihat Berita Lainnya
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut