Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : Empat Bulan Jalani Masa Tahanan, Wagub Babel Hellyana Resmi Bebas
Advertisement . Scroll to see content

Menuju Bangka Belitung Merdeka

Jum'at, 17 Oktober 2025 | 14:49 WIB
  • author Ridho Azhari
Menuju Bangka Belitung Merdeka
Ridho Azhari. Foto : ist

Ketergantungan Ekonomi dan Krisis Struktural

Data Badan Pusat Statistik (BPS) Babel menunjukkan fluktuasi pertumbuhan ekonomi yang signifikan dalam satu dekade terakhir. Pada Triwulan II 2024, ekonomi Babel hanya tumbuh 1,03 % (year-on-year), menjadi yang terendah secara nasional. 

Namun setahun kemudian, pada Triwulan II 2025, pertumbuhan melonjak menjadi 4,09 % (y-o-y). Kenaikan ini mencerminkan betapa rentannya ekonomi Babel terhadap perubahan eksternal, khususnya harga dan kebijakan ekspor timah dunia (BPS Babel, 2025). 

Fenomena ini menjelaskan apa yang oleh para ekonom disebut sebagai resource trap atau “jebakan sumber daya”. 

Ketika daerah bergantung terlalu besar pada komoditas ekstraktif, pertumbuhan menjadi tidak stabil, dan kemampuan daerah untuk berinovasi melemah (Sachs & Warner, 2001). 

Dalam konteks Babel, ketergantungan ini menyebabkan lambannya diversifikasi ekonomi ke sektor-sektor produktif lain seperti industri pengolahan, pariwisata, dan perikanan.

Editor: Haryanto

Related News

Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut