Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : Bangka Belitung Disorot Karena Angka, Apakah Semua Sudah Diperiksa?
Advertisement . Scroll to see content

Pangan Bangka Belitung Krisis, Harga Pangan Naik Drastis

Jum'at, 01 Maret 2024 | 17:35 WIB
  • author Jurnalis Warga/ Atha Said Fajri
Pangan Bangka Belitung Krisis, Harga Pangan Naik Drastis
Atha Said Fajri, Ketua BEM Polman Negeri Babel. Foto: Dokumen Pribadi.

Berdasarkan data BPS (Badan Pusat Statistik), produksi beras di Kepulauan Bangka Belitung tahun 2023 ialah sebesar 38.824,34 ton. Dengan jumlah penduduk Babel sekitar 1,5 juta jiwa maka setiap tahun masyarakat menyantap beras kurang lebih 147.300 ton. Hal ini menjadi indikator bahwa produksi di dalam daerah itu tidak mampu untuk memenuhi kebutuhan masyarakat.

Kalau kita mengacu kepada UU no 18 tahun 2012 tentang Pangan yang menyatakan : “Bahwa negara berkewajiban mewujudkan ketersediaan, keterjangkauan, dan pemenuhan konsumsi pangan yang cukup, aman, bermutu, dan bergizi seimbang, baik pada tingkat nasional maupun daerah hingga perseorangan secara merata di seluruh wilayah NKRI sepanjang waktu, dengan memanfaatkan sumber daya, kelembagaan, dan budaya lokal”.

Kewajiban pemerintah untuk bisa mengontrol kestabilan harga dan tidak menyerahkan sepenuhnya harga kebutuhan pangan pada mekanisme pasar. 

Pangan bukan hanya sekedar kebutuhan pokok, melainkan juga fondasi dari kesejahteraan dan keberlangsungan hidup setiap individu. Ketersediaan pangan yang memadai merupakan sebuah kebutuhan yang harus terpenuhi setiap harinya.

Dengan demikian, upaya untuk memastikan pasokan pangan yang cukup, aman, dan terjangkau harus menjadi prioritas utama bagi pemerintah khususnya Pemerintah Daerah Kepulauan Bangka Belitung.

Editor: Muri Setiawan

Related News

Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut