Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : Kasus Korupsi Timah Rp300 Triliun, Kejagung Tetapkan 1 Tersangka Baru
Advertisement . Scroll to see content

4 Langkah Strategis Perkuat Eksistensi Adat dan Budaya Babel ala Pj Suganda

Senin, 18 September 2023 | 19:04 WIB
  • author Irnawati
4 Langkah Strategis Perkuat Eksistensi Adat dan Budaya Babel ala Pj Suganda
Suganda memaparkan program gule Kabung di Seminar Budaya dengan Tema "Our Culture, Our Future : Urgensi Memperkuat Eksistensi Adat dan Budaya sebagai Potensi Daya Tarik Wisata" yang diselenggarakan Poltek Belitung, Senin (18/9/2023). Foto: Diskominfo/ Nb.

BELITUNG, Lintasbabel.iNews.id - Penjabat Gubernur Bangka Belitung (Babel), Suganda Pandapotan Pasaribu berkesempatan hadir sebagai salah satu narasumber di Seminar Budaya dengan Tema "Our Culture, Our Future : Urgensi Memperkuat Eksistensi Adat dan Budaya sebagai Potensi Daya Tarik Wisata" yang diselenggarakan Poltek Belitung, Senin (18/9/2023).

Dalam seminar yang berlangsung di Aula Politeknik Belitung, Tanjungpandan Kabupaten Belitung ini, Pj Gubernur Suganda menuturkan ada beberapa hal untuk memajukan Kebudayaan Nasional Indonesia, dimana diperlukan  langkah strategis berupa upaya pemajuan kebudayaan  melalui perlindungan, pengembangan, pemanfaatan dan pembinaan.

"Sesuai Undang Undang, kebudayaan sebagai investasi untuk membangun masa depan dan peradaban bangsa demi terwujudnya tujuan nasional," ujar Suganda.

Di Babel, menurut Suganda, sudah banyak kebudayaan yang telah diakui secara nasional dan masuk dalam kalender event nasional. Sehingga dari budaya menguat menjadi kegiatan wisata yang cenderung kepada daya
tarik wisata berwujud hasil-hasil daya dan seni budaya, berupa adat istiadat, upacara keagamaan/ritus, tata hidup masyarakat (pengetahuan/teknologi  tradisional), hasil seni/kerajinan, peninggalan sejarah.

"Adat budaya di Babel yang jadi potensi pariwisata diantaranya Makan Bedulang Belitong (WBTb Indonesia 2023), Ritus Muang Jong (WBTb Indonesia 2013), Hadrah Gendang Empat (WBTb Indonesia 2018), Tari Sepen Penyok (WBTb Indonesia 2016), Tari Kedidi (WBTb Indonesia 2014), Perang Ketupat (WBTb Indonesia 2014), Dambus (WBTb Indonesia 2013) dan Baju Pengantin Paksian (WBTb Indonesia 2016)," ujarnya.

Editor: Muri Setiawan

Related News

Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut