Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : Empat Bulan Jalani Masa Tahanan, Wagub Babel Hellyana Resmi Bebas
Advertisement . Scroll to see content

Hari Ini, Babel Penyokong Inflasi Terbesar ke-3 se Indonesia

Kamis, 18 Agustus 2022 | 20:46 WIB
  • author Tri Dianita
Hari Ini, Babel Penyokong Inflasi Terbesar ke-3 se Indonesia
Hari Ini, Babel Penyokong Inflasi Terbesar ke-3 se Indonesia. (Foto : lintasbabel.id/ Tri Dianita)

PANGKALPINANG, lintasbabel.id - Provinsi Kepulauan Bangka Belitung menjadi provinsi ke tiga penyokong inflasi terbesar di Indonesia, perhari ini Kamis (18/8/2022). Inflasi tersebut menyentuh angka 7,77 persen. 

Presiden Republik Indonesia Joko Widodo dalam paparannya dalam kegiatan Rakornas Pengendalian Inflasi secara virtual, menyampaikan dari lima provinsi terbesar penyokong inflasi di Indonesia yang salah satunya Provinsi Bangka Belitung. 

"Hari ini kita dapatkan data bahwa ada lima provinsi di Indonesia yang angka inflasinya tinggi yakni Jambi 8,35 persen, Sumbar 8,01 persen, Bangka Belitung 7,77 persen, Riau 7,04 persen dan Aceh 6,97 persen," ucap Presiden Jokowi. 

Pj Gubernur Kepulaaun Bangka Belitung, Ridwan Djamaludin, setelah mendengarkan pernyataan dari Presiden RI tersebut mengajak Tim TPID, untuk segera mencari penyebab masalah tingginya angka inflasi serta mencari solusi agar inflasi dapat dikendalikan.

"Saya kaget angka inflasi kita bisa mencapai angka tersebut, hanya dalam beberapa saat saja naiknya bisa setinggi itu dan setelah saya konfirmasi ke pihak BI banyak faktor penyebabnya. Segera kami tindak lanjuti dengan gunakan data yang baik agar tahu solusinya seperti apa," katanya.

Tingginya harga tiket penerbangan dikatakan Ridwan, menjadi salah satu faktor penyebab inflasi menjadi tinggi.

"Harga tiket penerbangan kita masih relatif tinggi dan ini salah satu penyebabnya harus kami cari solusinya seperti apa, agar inflasi ini tidak terlalu tinggi seperti ini," tuturnya.

Editor: Haryanto

Related News

Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut