KARIMUN, Lintasbabel.iNews.id – PT Timah berkolaborasi dengan Kementerian Kependudukan dan Pembangunan Keluarga/BKKBN melalui Perwakilan BKKBN Provinsi Kepulauan Riau menghadirkan layanan rujukan bagi orang tua dan anak di TPA Darul Mukmin, Kabupaten Karimun.
Program ini menjadi salah satu upaya meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM) melalui penguatan pengasuhan anak sejak usia dini. Kegiatan tersebut merupakan bagian dari Program Prioritas Kementerian, yakni Taman Asuh Sayang Anak (TAMASYA) Batch II.
Melalui program ini, orang tua mendapatkan edukasi mengenai pola asuh yang tepat sekaligus pendampingan untuk mendeteksi secara dini potensi gangguan tumbuh kembang anak.
Sebanyak delapan pasangan orang tua bersama delapan anak mengikuti layanan konseling dan pendampingan. Kegiatan ini melibatkan sejumlah tenaga profesional dan mitra kompeten, di antaranya dokter spesialis anak, psikolog anak, serta tenaga pendukung lainnya.
Penata Keluarga Berencana dan Pembangunan Keluarga (KKB) Ahli Muda BKKBN Provinsi Kepulauan Riau, Sri Parwanti, mengatakan layanan rujukan merupakan satu dari empat bentuk layanan pendampingan dalam program TAMASYA.
Menurutnya, layanan tersebut difokuskan pada identifikasi dini terhadap kemungkinan gangguan tumbuh kembang anak, seperti keterlambatan bicara (speech delay) dan autisme. Dengan deteksi lebih awal, anak diharapkan bisa mendapatkan penanganan sesuai kondisi dan kebutuhannya.
"Pendampingan dilakukan dengan melibatkan tenaga ahli, termasuk psikolog, agar hasil identifikasi dapat ditindaklanjuti melalui penanganan yang tepat sasaran. Dengan demikian, orang tua juga memperoleh pemahaman mengenai kondisi dan kebutuhan perkembangan anak," katanya, dikutip Rabu (4/11/2026).
Sri Parwanti menjelaskan, pelaksanaan TAMASYA Batch II merupakan kelanjutan dari kegiatan pendampingan sebelumnya yang mendapat respons positif dari masyarakat. Pada Batch I, layanan telah menjangkau lima anak. Sementara pada Batch II, jumlah penerima manfaat meningkat menjadi delapan anak beserta orang tua mereka.
Dia juga mengapresiasi dukungan PT TIMAH dalam menyukseskan program TAMASYA. Menurutnya, kolaborasi antara pemerintah dan dunia usaha menjadi langkah strategis untuk memperluas jangkauan program sekaligus menghadirkan manfaat langsung bagi masyarakat.
Sri Parwanti berharap dukungan melalui program tanggung jawab sosial dan lingkungan (TJSL) PT TIMAH dapat terus berlanjut dan dikembangkan menjadi program berkelanjutan sehingga manfaatnya bisa dirasakan lebih luas.
"Penguatan pemahaman orang tua mengenai pola asuh dan tumbuh kembang anak merupakan investasi penting bagi masa depan bangsa. Keluarga yang memiliki pengetahuan pengasuhan yang baik akan menjadi fondasi dalam membentuk generasi yang sehat, tangguh, dan berkualitas," ujarnya.
Kolaborasi PT TIMAH dan BKKBN Kepri ini sekaligus menjadi wujud sinergi antara dunia usaha dan pemerintah dalam mendukung pembangunan keluarga serta meningkatkan kualitas hidup masyarakat di sekitar wilayah operasional perusahaan.
Melalui dukungan terhadap program TAMASYA, PT TIMAH berharap penguatan kualitas SDM dapat dimulai dari lingkungan keluarga. Pengasuhan yang tepat sejak usia dini dinilai menjadi fondasi penting dalam mempersiapkan generasi masa depan yang unggul, mandiri, dan mampu berkontribusi bagi pembangunan daerah maupun bangsa.
Editor : Haryanto
Artikel Terkait
