Pembukaan Lahan Perkebunan Sawit di Bangka Barat Dikeluhkan Warga

Oma KIsma
Kawasan pembukaan lahan yang dikeluhkan oleh masyarakat Tumbak Petar, Bangka Barat. Foto: Lintasbabel.iNews.id/ Oma Kisma.


Perubahan kondisi sungai kini mulai dirasakan langsung oleh warga yang menggantungkan hidup dari hasil tangkapan di perairan tersebut.

Seorang nelayan Dusun Tumbak, Hilman, mengaku hasil tangkapan udang satang mengalami penurunan drastis sejak kondisi sungai berubah.

"Biasanya bisa dapat 4 sampai 6 kilogram udang satang. Sekarang paling sekitar 1 kilogram," katanya.

Menurutnya, penurunan hasil tangkapan tersebut berdampak langsung terhadap pendapatan nelayan. Warga pun khawatir kerusakan lingkungan akan terus berlanjut dan mengancam keseimbangan ekosistem Sungai Buton.

Keluhan serupa disampaikan warga lainnya, Kasim. Ia menyoroti aktivitas pembukaan lahan yang dinilai telah merusak kawasan tepian sungai.

"Merusak pinggir sungai, bahkan mengeruk aliran sungai dan tidak menyisakan pohon di aliran sungai tersebut. Berdasarkan undang-undang yang ada, di badan sungai itu wajib ada penyangga sungai. Hutannya wajib ditinggalkan pengusaha," katanya.

Editor : Muri Setiawan

Halaman Selanjutnya
Halaman : 1 2 3

Bagikan Artikel Ini
Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.
News Update
Kanal
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
MNC Portal
Live TV
MNC Network