BELITUNG TIMUR, Lintasbabel.iNews.id — Ketua DPRD Belitung Timur Fezzi Uktolseja mendorong pemerintah mempercepat penyusunan regulasi terkait tata kelola dan mekanisme pembelian bijih timah masyarakat. Kepastian hukum dinilai penting untuk menjaga perputaran ekonomi sekaligus mencegah munculnya perdagangan timah ilegal dan penyelundupan.
Menurut Fezzi, aktivitas pertambangan timah masih menjadi salah satu sumber mata pencaharian masyarakat di Belitung Timur. Karena itu, kepastian pembelian bijih timah melalui jalur legal menjadi hal penting untuk menjaga stabilitas ekonomi dan sosial masyarakat.
"Timah merupakan salah satu mata pencaharian masyarakat Belitung Timur. Sementara pembeli timah yang ada saat ini hanya PT TIMAH. Oleh karena itu, ketergantungan masyarakat dengan PT TIMAH cukup besar," ujar Fezzi.
Dia mengatakan, persoalan pembelian bijih timah sebelumnya sempat berdampak terhadap kondisi sosial dan ekonomi masyarakat. Ketika PT TIMAH mengalami kendala pembelian akibat persoalan RKAB, gejolak di tengah masyarakat turut muncul.
Fezzi berharap pembahasan pemerintah mengenai mekanisme pembelian bijih timah masyarakat dapat memberikan kepastian hukum sehingga kondisi ekonomi dan sosial di Belitung Timur semakin stabil.
"Setelah ada rapat di Menko Hukum dan HAM, Pak Yusril, itu bisa menjadi dasar untuk PT TIMAH membeli timah masyarakat. Mudah-mudahan ini mulai relatif stabil," katanya.
Editor : Haryanto
Artikel Terkait
