BANGKA BARAT, Lintasbabel.iNews.id - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bangka Barat (Babar) melakukan rapat pembentukan relawan untuk menjaga Taman Hutan Raya (Tahura) Bukit Menumbing, dari kegiatan ilegal.
Wakil Bupati Bangka Barat, Yus Derahman menyampaikan, saat ini masih kekurangan personel untuk menjaga Tahura dengan luas 3000 hektare tersebut.
"Lima orang itu telah memantau tahura yang luas kurang lebih 3 ribu hektare. Tapi tidak cukup jika pengawasan cuma dilakukan lima orang. Jadi harus ditambah lagi minimal 10 orang lah," ujarnya, Selasa (13/1/2026).
Menurut Yus, untuk menjaga Tahura itu, pihaknya akan melibatkan warga sekitar termasuk perangkat Desa/Kelurahan yang dekat kawasan tersebut.
"Relwan untuk keamanan menumbing yang akan kita bentuk, anggotanya akan kita ambil dari perangkat desa, dari kepala desa hingga RT," katanya.
Yus Derahman berharap, dengan dilibatkan perangkat Desa/Kelurahan yang ada dekat Menumbing, maka para perusak tidak akan berani melakukan kegiatan ilegal.
"Yakin ini langkah awal kita, jika kita sudah membentuk ini, (meraka) untuk mengulangi aktivitas (ilegal) pasti susah. Pokoknya jangan sampai ada aktivitas ilegal lagi, baik penambangan dan penebangan," ucapnya.
Editor : Haryanto
Artikel Terkait
