Bahkan Maman menyampaikan, korban saat melaut tidak membawa bekal, dan dia berharap rekannya tersebut segera ditemukan dalam keadaan selamat.
"Info tadi juga di Masjid Kampung Baru, dia tidak bawa bekal. Sehari-hari memang mencari ikan sendirian. Kami berharap kawan kami itu ditemukan lah secepatnya," ucapnya.
Sementara itu, Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Pangkalpinang, Mikel Rachman Junika, telah memberangkatkan satu tim rescue dari Unit Siaga SAR (USS) Mentok menuju lokasi kejadian pada koordinat duga 2°10'4.19"S 105°21'31.59"E.
"Semalam kami menerima informasi tersebut dan langsung menerjunkan tim SAR untuk melakukan operasi pencarian terhadap korban," ujarnya, Sabtu (10/1/2026).
Mikel menyampaikan bahwa operasi pencarian menghadapi tantangan cuaca yang kurang bersahabat. Hujan lebat disertai angin kencang dilaporkan menerpa wilayah perairan Kepulauan Bangka Belitung sejak kemarin.
"Pencarian hari ini akan difokuskan dengan metode penyisiran di permukaan air menggunakan Rigid Inflatable Boat (RIB) milik Basarnas. Semoga upaya pencarian dapat segera membuahkan hasil dan korban segera ditemukan," ucapnya.
Editor : Haryanto
Artikel Terkait
