BANGKA TENGAH, Lintasbabel.iNews.id – Bupati Bangka Tengah, Algafry Rahman, telah menyampaikan sejumlah usulan kegiatan pembangunan infrastruktur untuk tahun anggaran 2026–2027 kepada Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) Bangka Belitung.
Usulan tersebut difokuskan pada peningkatan kualitas jalan nasional dan lingkungan pendukungnya, khususnya di wilayah Kecamatan Koba dan sekitarnya.
“Beberapa usulan yang kami sampaikan antara lain pembangunan trotoar dan saluran drainase di Kota Koba sepanjang kurang lebih 4.000 meter,” ujar Algafry Rahman, Kamis (8/1/2026).
Ia menjelaskan, pembangunan trotoar dan drainase tersebut berada di Jalan Nasional ruas Namang–Koba, tepatnya di wilayah Kelurahan Arung Dalam dan Kelurahan Berok.
Selain itu, Pemkab Bangka Tengah juga mengusulkan peninggian badan jalan pada ruas Namang–Koba sepanjang 1,5 kilometer yang berlokasi di Desa Kurau Barat. Usulan serupa juga diajukan untuk peninggian badan jalan sepanjang 0,25 kilometer di Kelurahan Berok, tepatnya pada oprit Jembatan Berok.
“Selanjutnya, kami juga mengusulkan pemeliharaan rutin atau rehabilitasi Jalan Nasional pada ruas batas Kota Pangkalpinang–Namang. Lokasinya berada di Desa Namang, Desa Jelutung, Desa Cambai, Desa Cambai Selatan, dan Desa Air Mesu,” tuturnya.
Tak hanya itu, Pemkab Bangka Tengah turut mengusulkan pemeliharaan rutin dan rehabilitasi saluran drainase di ruas Jalan Nasional Namang–Koba, dengan lokasi di Desa Belilik. Selain drainase, terdapat pula usulan pemeliharaan maupun pembangunan baru Jembatan Kurau yang berada di ruas Jalan Nasional Namang–Koba, tepatnya di Desa Kurau.
Dalam kesempatan tersebut, Algafry juga menyampaikan usulan penanganan jalan melalui program Instruksi Presiden (Inpres) Jalan Daerah lanjutan.
Beberapa ruas jalan yang diusulkan antara lain Jalan Perlang–Panang sepanjang 11,93 kilometer, Jalan Kulur–Belimbing sepanjang 3,7 kilometer, Jalan Pangkol–Belilik sepanjang 5 kilometer, Jalan Kulur–Kulur Ilir sepanjang 6,42 kilometer, Jalan Sarang Mandi–Air Medang sepanjang 10,6 kilometer, serta peningkatan Jalan Sungaiselan–Tanjung Lura sepanjang 17,48 kilometer.
“Kami berharap rekan-rekan di BPJN dapat merespons cepat kondisi yang terjadi saat ini. BPJN merupakan salah satu mitra strategis pemerintah kabupaten dalam memberikan kenyamanan dan keamanan bagi masyarakat, khususnya terkait kondisi jalan dan lingkungan,” tutur Algafry.
Menurutnya, sinergi dan komunikasi yang baik antara pemerintah daerah dan BPJN sangat penting guna mempercepat penanganan infrastruktur demi menunjang aktivitas masyarakat dan pembangunan daerah.
Editor : Haryanto
Artikel Terkait
