Menurutnya, program tersebut ditujukan untuk memberikan kemudahan bagi ASN, khususnya yang beragama Islam, dalam merencanakan ibadah haji sejak dini melalui mekanisme tabungan haji yang terencana.
“Kita mencoba menawarkan kepada ASN yang mau berhaji. Dengan membuka rekening di BSI, insyaallah mereka bisa lebih mudah merencanakan haji. Minimal setoran awal Rp100 ribu saat membuka rekening, selanjutnya bebas menabung sesuai kemampuan,” jelasnya.
Algafry mengungkapkan, pengalaman pribadinya dalam merencanakan ibadah haji sebelumnya masih dilakukan secara tidak teratur, sehingga cukup menyulitkan. Melalui kerja sama dengan BSI, ia berharap perencanaan ibadah haji ke depan dapat lebih tertata dan terarah.
“Dengan konsep yang ditawarkan BSI ini, insyaallah perencanaan berhaji bisa lebih terbantu dan jelas sejak awal,” imbuhnya.
Editor : Muri Setiawan
Artikel Terkait
