Ketika ditanya mengenai pihak yang turut andil dibalik beroperasinya aktivitas pertambangan itu, Wisnu tidak tahu pasti.
Ponton tambang timah ilegal beroperasi di Perairan Keranggan dan Tembelok Kecamatan Mentok, Bangka Barat. Foto: Lintasbabel.iNews.id/ Oma.
Namun, Wisnu mengaku telah dihubungi oleh seseorang untuk ikut terlibat aktivitas tambang di perairan Keranggan, sebagai ojek yang mengantar pekerja dari pesisir ke lokasi bekerja.
"Ku ngojek di sini, baru ditelpon bos. Tugas saya mengantarkan orang yang bekerja ke tengah (perairan). Bosnya sepertinya (orang) masih yang lama itulah," ujarnya.
Editor : Muri Setiawan
Artikel Terkait