Karena konsepnya adalah feature phone, pengguna tidak bisa menggunakan WhatsApp, hanya panggilan dan SMS. Namun, di Boring Phone, pengguna masih bisa bermain game Quick Snake.
Mungkin Generasi Z tidak akan memahami bagaimana rasanya menggunakan feature phone. Namun, bagi milenial, HP ini bisa menghadirkan kenangan lama. Boring Phone juga cukup tahan banting, berbeda dengan iPhone modern yang rapuh.
Ada beberapa fitur menarik seperti panggilan cepat, kustomisasi desain dengan stiker 3D, dan kepuasan menutup panggilan dengan tegas. Ponsel ini dipamerkan di Milan Design Week, tetapi sepertinya tidak ada informasi harga.
"Perangkat akan diberikan kepada orang-orang di seluruh dunia, agar mereka bisa melepaskan diri dari koneksi, menikmati waktu berkualitas bersama teman, keluarga, dan orang-orang terkasih, serta menikmati momen-momen menyenangkan," ujar Heineken.
Ide di balik ponsel ini adalah untuk menyampaikan bahwa kehidupan lebih dari sekadar smartphone. Terkadang, mengurangi ketergantungan digital berarti lebih banyak menikmati realitas.
Dan cara terbaik untuk mencapai hal itu adalah dengan memiliki ponsel yang hanya melakukan fungsi dasar. Itulah Boring Phone.
Editor : Sazili MustofaEditor Jakarta
Artikel Terkait