"Selanjutnya, yang ilegal itu harus ditindak, terutama tambang-tambang di darat, banyak tambang yang mengganggu aktifitas dan merusak kelestarian dan sebagainya. Jika itu sudah berkesesuaian tinggal kita awasi. Ini baru 19, pengawasannya mungkin lebih mudah. Kalau jumlahnya melebihi atau ratusan nantinya, apakah akan lebih mudah pengawasannya, wallahualam. Karena kecenderungan manusia itu tidak pernah puas, diberi sedikit dia minta tambah, ujung-ujungnya nanti? Itu tabiat, karakteristik manusia yang tidak puas untuk mendapatkan kesenangan duniawi," ujar Fadillah.
Maklum Maklumat. Foto: Fierly
Editor : Muri Setiawan
Artikel Terkait