BANGKA BARAT, Lintasbabel.iNews.id - Seorang pria bernama Karmin (49) warga Desa Sekarbiru, Kecamatan Parittiga, Kabupaten Bangka Barat (Babar), diserang buaya pada, Selasa (10/2/2026) dinihari.
Saat itu, Karmin sedang beraktivitas di pinggir kolong bekas tambang timah yang tak jauh dari kediamannya, dan langsung diserang pada bagian kaki.
"Buaya tersebut sudah berada di darat dan langsung menggigit kaki korban. Beruntung korban berhasil melawan menggunakan kayu hingga terlepas," kata Kapolres Babar, AKBP Pradana Aditya Nugraha, Rabu (11/2/2026).
Korban pun selanjutnya langsung dibawa ke Puskesmas terdekat untuk mendapatkan perawatan medis dan Kapolres menilai peristiwa tersebut bukan hal biasa dan harus ditanggapi serius.
"Ini menjadi alarm serius. Kolong eks tambang yang berada dekat pemukiman memiliki potensi ancaman nyata. Kami minta masyarakat tidak beraktivitas di lokasi tersebut," ucapnya.
Kapolres menilai, munculnya buaya hingga ke daratan menunjukkan adanya perubahan perilaku satwa liar yang tidak bisa dianggap sepele.
Polres Bangka Barat juga mendorong percepatan koordinasi dengan BKSDA dan DLHK untuk penanganan buaya agar tidak kembali masuk ke area pemukiman.
"Kami tidak ingin menunggu sampai ada korban selanjutnya. Keselamatan masyarakat jauh lebih penting dibandingkan aktivitas apa pun di sekitar kolong," ujarnya.
Masyarakat juga diminta segera melapor jika melihat keberadaan buaya atau satwa liar berbahaya, agar dapat segera ditindaklanjuti oleh aparat bersama instansi terkait.
"Keselamatan warga adalah prioritas. Kami mengajak masyarakat untuk lebih waspada dan tidak menganggap remeh potensi bahaya dari satwa liar," katanya.
Editor : Haryanto
Artikel Terkait
