get app
inews
Aa Text
Read Next : Donor Darah di Bangka Barat Kumpulkan 86 Kantong, Warga Antusias Ikut Aksi Kemanusiaan

Sedekah Durian Pelangas Jadi Magnet Wisata Budaya, Siapkan Masuk Event Unggulan Babel

Sabtu, 11 Juli 2026 | 11:06 WIB
header img
Nganggung dan Sedekah Durian Pelangas Jadi Magnet Wisata Budaya, Pemprov Babel Siapkan Masuk Kalender Event Unggulan : foto : ist

BANGKA BARAT, Lintasbabel.iNews.id – Tradisi Nganggung Durian dan Sedekah Durian yang digelar masyarakat Desa Pelangas, Kabupaten Bangka Barat, menjadi bukti kuatnya pelestarian budaya lokal sekaligus berpotensi menjadi daya tarik wisata unggulan di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung.

Tradisi turun-temurun tersebut berlangsung di halaman Masjid Miftahul Jannah, Desa Pelangas, Jumat (10/7/2026), sebagai salah satu rangkaian Kontes Durian Bangka Belitung. Ratusan warga berkumpul membawa berbagai hidangan dan durian hasil kebun kelekak untuk disantap bersama dalam suasana penuh kebersamaan.

Selain menjadi ungkapan rasa syukur atas panen durian, tradisi ini juga menjadi sarana mempererat silaturahmi antarmasyarakat sekaligus memperkenalkan kekayaan budaya Bangka Belitung kepada tamu dari berbagai daerah.

Kepala Dinas Pariwisata, Kebudayaan, Kepemudaan, dan Olahraga Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Wydia Kemala Sari, mengatakan tradisi Nganggung Durian memiliki potensi besar untuk dikembangkan sebagai agenda wisata budaya berskala lebih luas.

"Hal seperti ini bisa dijadikan event budaya yang akan kita promosikan menjadi lebih besar lagi sehingga semakin dikenal masyarakat luas. Tidak hanya menarik masyarakat lokal, tetapi juga wisatawan nusantara hingga mancanegara. Seru sekali menikmati durian bersama-sama, dan masyarakat terlihat sangat antusias," ujarnya.

Menurut Wydia, kekuatan sebuah destinasi wisata tidak hanya ditentukan oleh keindahan alam maupun kuliner, tetapi juga oleh budaya dan nilai kebersamaan yang masih terjaga di tengah masyarakat.

Sementara itu, Kepala Desa Pelangas, Hermin, mengungkapkan tradisi Nganggung Durian dan Sedekah Durian telah diwariskan sejak zaman leluhur dan rutin dilaksanakan setiap musim panen durian di kawasan kelekak.

"Tahun ini pelaksanaannya kami sesuaikan dengan agenda Kontes Durian Bangka Belitung. Selain mempererat tali silaturahmi, kegiatan ini juga memberikan manfaat ekonomi bagi para pelaku UMKM," katanya.

Semarak kegiatan turut dihadiri influencer kuliner Bangka Belitung, Koko Bangka Ngin, yang dikenal dengan ungkapan khasnya, "Hosit", yang berarti "enak sekali". Ia mengaku terkesan melihat kekompakan masyarakat Desa Pelangas yang bergotong royong tanpa memandang perbedaan.

"Acara ini luar biasa. Kekeluargaan masyarakat Desa Pelangas sangat rukun dan damai. Saya melihat masyarakat Tionghoa dan Melayu bersama-sama bergotong royong memajukan pariwisata melalui kegiatan nganggung di Masjid Miftahul Jannah ini. Sangat luar biasa," ujarnya.

Saat mencicipi durian khas Pelangas, Koko beberapa kali melontarkan kata "Hosit" sebagai bentuk apresiasi terhadap cita rasa durian lokal yang disuguhkan masyarakat.

Pada kesempatan yang sama, Pemerintah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung juga melaksanakan Familiarization Trip (Famtrip) pada 9–12 Juli 2026 untuk mendukung penyelenggaraan Pesona Budaya Jerieng 2026, yang meliputi Taber Laot, Festival Durian, dan Sedekah Bumi di Desa Rambat, Desa Pelangas, serta Desa Air Limau, Kabupaten Bangka Barat.

Program tersebut menjadi wadah promosi destinasi sekaligus mempertemukan pelaku industri pariwisata dengan potensi wisata daerah melalui kegiatan business matching dan penyusunan paket wisata.

Sejumlah biro perjalanan wisata dari berbagai daerah ikut ambil bagian dalam Famtrip, di antaranya Panorama Destination Jakarta, Travel 10 Jakarta, Agatha Tour Tangerang-Banten, Kencana Wisata Batam, dan DDM Tour Palembang. Para peserta juga membaur bersama masyarakat dalam tradisi Nganggung Durian untuk merasakan langsung kehangatan budaya lokal sekaligus menikmati durian khas Pelangas.

Melalui kolaborasi antara pelestarian budaya, promosi destinasi, dan keterlibatan industri pariwisata, Pemerintah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung berharap tradisi Nganggung Durian dapat berkembang menjadi salah satu kalender event unggulan daerah yang mampu meningkatkan kunjungan wisatawan sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat.

Editor : Haryanto

Follow Whatsapp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
Lihat Berita Lainnya
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut