get app
inews
Aa Text
Read Next : Tambang Serobot Sawit di Kelabat Masuk Hutan Produksi, KPHP: Potensi Pelanggaran Hukum

Riset Ungkap Dampak Tambang Timah di Babel, Walhi: Lingkungan Rusak, Hak Masyarakat Terancam

Kamis, 09 April 2026 | 17:57 WIB
header img
Salah satu hasil riset Walhi Babel, menyebutkan bahwa tambang timah mengancam ekosistem adat Masyarakat Mapur. Foto: Ilustrasi/ WALHI.

Praktik 'Pencucian' Rantai Pasok Timah

Temuan penting lainnya adalah adanya praktik “pencucian rantai pasok” (supply chain laundering). Bijih timah dari tambang ilegal disebut masuk ke rantai pasok formal melalui jaringan kolektor dan kemitraan yang tidak transparan.

Akibatnya, perusahaan seolah memiliki pasokan legal, padahal berasal dari aktivitas yang merusak lingkungan dan melanggar aturan.

Laporan tersebut juga menyoroti lemahnya sistem pengawasan dan uji tuntas (due diligence) yang selama ini lebih bersifat administratif dan tidak mampu mendeteksi realitas di lapangan.

 

Risiko Kesehatan dan Ketimpangan Gender

Dari sisi kesehatan, masyarakat menghadapi risiko akibat paparan air tercemar hingga potensi kandungan zat berbahaya dari limbah tambang. Sementara itu, perempuan di sekitar tambang mengalami marginalisasi ganda, baik dalam akses pekerjaan maupun perlindungan keselamatan kerja.

Banyak perempuan terpaksa bekerja di sektor informal tambang dengan risiko tinggi tanpa jaminan keselamatan.

Editor : Muri Setiawan

Follow Whatsapp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
Lihat Berita Lainnya
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut