Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : Polisi Imbau Tambang Ilegal di DAS Kampak Bangka Barat Dihentikan
Advertisement . Scroll to see content

Polisi Benarkan Tangkap Tiga PIP dari Perairan Keranggan Bangka Barat

Rabu, 21 Mei 2025 | 15:10 WIB
  • author Oma Kisma
Polisi Benarkan Tangkap Tiga PIP dari Perairan Keranggan Bangka Barat
Ponton Isap Produksi (PIP) Tambang Timah yang diamankan di depan Mako Polairud Polres Bangka Barat.  Foto : istimewa

BANGKA BARATLintasbabel.iNews.id -- Kabag Ops Polres Bangka Barat, Kompol Surtan Sitorus membenarkan pihaknya mengamankan sebanyak 3 unit ponton isap produksi (PIP) dari Perairan Keranggan, Kecamatan Mentok, Bangka Barat (Babar), Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel). 

Dia mengatakan, penangkapan tersebut dilakukan karena sebelumnya telah diberikan imbauan untuk mengosongkan wilayah tersebut. Namun sejumlah penambangan masih membandel. 

"Kita tetap gakkum kita tetap melakukan himbauan. Selama ini kita sudah persuasif. Kapolres juga perintahkan saya kemarin untuk melakukan himbauan," katanya, Rabu (21/5/2025).

Sitorus mengatakan, pihaknya melakukan penarikan 3 ponton tersebut, pada Selasa (20/5/2025) malam, karena siang hari kondisi air sedang surut. 

"Jadi tadi malam tiga ponton kita amankan. Karena air pasang tinggi kita tidak bisa menarik ponton di siang hari, kita lakukan di malam hari," ujarnya.

Ditegaskan Sitorus, apabila ke depan nanti aktivitas penambangan ilegal di Keranggan masih saja dilakukan, maka pihaknya tidak segan melakukan penegakan hukum, karena di lokasi tersebut bukan IUP siapapun dan penambangan yang dilakukan sudah pasti ilegal. 

"Bagi penambang - penambang di sana silahkan tarik manual, jangan kita. Kalau kita yang narik itu arahnya ke penegakan hukum," ucapnya.

Meskipun sudah dilakukan penarikan ponton dan diamankan di depan Mako Polairud Polres Bangka Barat. Polisi belum menetapkan tersangka dari perkara tersebut dan masih dalam proses penyelidikan. 

Editor: Muri Setiawan

Related News

Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut