Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : Seruni Art Festival III Meriahkan Museum Timah Indonesia Mentok, Jadi Ruang Kreativitas dan UMKM
Advertisement . Scroll to see content

HET Dicabut, DKUP Bangka Barat Harap Ketersediaan Minyak Goreng Kembali Stabil

Jum'at, 18 Maret 2022 | 13:55 WIB
  • author Rizki Ramadhani
HET Dicabut, DKUP Bangka Barat Harap Ketersediaan Minyak Goreng Kembali Stabil
Stok minyak goreng yang tersedia di salah satu minimarket di Muntok. (Foto: lintasbabel.id / Rizki Ramadhani)

BANGKA BARAT, lintasbabel.id - Kementerian Perdagangan Republik Indonesia menerbitkan Surat Edaran Nomor 9 Tahun 2022, terkait tentang relaksasi penerapan harga minyak goreng sawit kemasan sederhana dan kemasan premium. 

Berdasarkan Surat Edaran tersebut, pemerintah pusat mencabut Harga Eceran Tertinggi (HET) minyak goreng, yang sebelumnya yang dibanderol Rp14.000 per liternya. 

Atas kebijakan ini, Kepala Dinas Koperasi, UMKM, dan Perindustrian Bangka Barat, Aidi berharap ketersediaan minyak goreng di Bangka Barat dapat kembali stabil. 

"Dengan dicabutnya subsidi ini kami berharap pabrik akan memproduksi secara maksimal, mudah-mudahan kami berkomunikasi dengan pihak distributor di Pangkalpinang ini butuh waktu 1-2 minggu untuk kestabilan stok di pasaran. Karena mungkin pabrik ini akan meningkatkan produksinya, untuk memenuhi kebutuhan di Bangka Barat," kata Aidi, Jumat (18/3/2022). 

Setelah dicabutnya aturan HET minyak goreng tersebut, rencananya Bangka Barat akan mendapatkan kiriman pasokan minyak goreng tiga hari sekali dari pihak distributor. 

"Info dari Distributor mudah-mudahan setiap tiga hari kapal mereka, masuk dari Palembang ke Bangka. Tentunya akan mengikuti dan untuk tahapan selanjutnya, mudah-mudahan lebih pendek waktu pengiriman dibandingkan dengan sesebelumnya," ucapnya. 

Editor: Muri Setiawan

Related News

Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut