Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : Terlibat Jaringan Narkotika Internasional, Terdakwa Yogi Terancam 20 Tahun Penjara
Advertisement . Scroll to see content

Edan, Mama Muda Ini Jual 8 Anak Kandungnya Demi Narkoba

Selasa, 03 Agustus 2021 | 13:37 WIB
  • author Haryanto, iNews.id
Edan, Mama Muda Ini Jual 8 Anak Kandungnya Demi Narkoba
Marilza Medeiros da Conceicao saat ditangkap polisi. (Foto : istimewa)

RIO DE JANEIRO, lintasbabel.id - Seorang mama muda di Rio de Janeiro, tega menjual delapan orang anak kandungnya sendiri. Mirisnya, aksi tersebut ternyata agar ia memiliki uang untuk membeli narkoba.

Perbuatan perempuan bernama Marilza Medeiros da Conceicao akhirnya tamat setelah polisi menangkapnya pada Selasa (3/8/2021). Marilza ditangkap terkait kasus jual beli anak atau perdagangan manusia.

Media lokal, Metropoles melansir, perbuatan Marilza terbongkar setelah dia menjual anak bungsunya yang berusia 1,5 bulan pada April 2020 lalu. 

Bayi terebut dijual kepada satu keluarga di Saquarema, wilayah Região dos Lagos. Mirisnya, bayi kecil tanpa dosa tersebut dijual dengan harga sangat murah, 27,60 poundsterling atau setara dengan Rp550.000.

Polisi mengungkap fakta mencengangkan. Dari hasil penyelidikan, Marilza mengaku uang hasil penjualan anak digunakan untuk membeli narkoba. Dia mengaku telah menjual delapan anak kandungnya.

Saat ini polisi tengah menyelidiki keberadaan delapan anak Marilza yang lain. Dari 10 anaknya, hanya satu yang saat ini diketahui keberadaannya. Anak tersebut tinggal bersama ayahnya dan seorang bayi yang sebelumnya sudah dijual Rp550.000.

Kepala polisi Rio de Janeiro Milton Siqueira Junior mengatakan penyelidikan sudah dimulai pada April tahun lalu. 

“Anak itu ditemukan di Saquarema, Regiao dos Lagos dan diserahkan ke Layanan Anak untuk dirawat," ujar Milton. 

Sementara pembeli bayi 1,5 bulan pelaku, Elizangela da Silva Pacheco (42) juga menghadapi hukuman atas perdagangan tersebut. Menurut hakim, dia kini harus menjalani pengabdian masyarakat selama enam bulan. Elizangela juga akan dipaksa membayar upah minimum tiga bulan ke badan amal lokal yang membantu mendidik anak-anak. 

 

Editor: Haryanto

Related News

Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut