Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : Posisi Strategis Pemuda dalam Pesta Demokrasi 2024 Sebagai Emansipasi Menghadapi Bonus Demografi
Advertisement . Scroll to see content

Panwascam Gerunggang Beberkan 3 Jenis Potensi Pelanggaran Saat Pemilu 2024, Apa Saja?

Senin, 05 Februari 2024 | 17:48 WIB
  • author Muri Setiawan
Panwascam Gerunggang Beberkan 3 Jenis Potensi Pelanggaran Saat Pemilu 2024, Apa Saja?
Simulasi pungut hitung pada bimbingan teknis Pengawas Tempat Pemungutan Suara (PTPS) pada Pemilu Serentak tahun 2024, oleh Panwascam Gerunggang, Senin (5/2/2024) di SMK Negeri 2 Pangkalpinang. Foto: istimewa.

PANGKALPINANG, Lintasbabel.iNews.id - Pemilihan Umum (Pemilu) Serentah 2024 tinggal menghitung hari, alias masih 9 hari lagi, tepatnya digelar pada 14 Februari 2024. Hal yang menjadi perhatian semua pihak adalah saat pencoblosan atau pemungutan suara di Tempat Pemungutan Suara (TPS) dan saat penghitungan suara. 


Bimbingan teknis Pengawas Tempat Pemungutan Suara (PTPS) pada Pemilu Serentak tahun 2024, oleh Panwascam Gerunggang, Senin (5/2/2024) di SMK Negeri 2 Pangkalpinang. Foto: istimewa.
 

Karena 2 waktu itu sangat riskan terjadinya hal-hal yang tidak dinginkan. Petugas Pengawas TPS (PTPS) memiliki tugas penting untuk mengawal prosesi Pemilu pada hari H tersebut. 

Koordinator Divisi Penanganan Pelanggaran dan Penyelesaian Sengketa (P3S) Panwascam Gerunggang, Kasisnawati mengingatkan ada 3 jenis pelanggaran yang bisa terjadi di TPS, yakni pelanggaran administratif, pelanggaran kode etik, dan pidana pemilu.

"Pelanggaran administratif itu diantaranya kesalahan atau kekeliruan dala proses dan prosedur pungut hitung, kealpaan dalam melaksanakan prosedur pungut hitung, dan tidak melaksanakan rekomendasi Pengawas Pemilu," kata Kasisnawati dalam paparannya pada kegiatan bimbingan teknis Pengawas Tempat Pemungutan Suara (PTPS) pada Pemilu Serentak tahun 2024, Senin (5/2/2024) di SMK Negeri 2 Pangkalpinang.

Editor: Muri Setiawan

Related News

Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut