Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : Kadek Gerin Octavian Sugerindra, Anak Rantau Bali yang Melabuhkan Asa di Bangka
Advertisement . Scroll to see content

Gusti Ayu Made Rai : Putri Raja Bali Memilih Mualaf, Ketika Wafat Mengeluarkan Asap Harum Semerbak

Jum'at, 24 Desember 2021 | 15:00 WIB
  • author Muri Setiawan
Gusti Ayu Made Rai : Putri Raja Bali Memilih Mualaf, Ketika Wafat Mengeluarkan Asap Harum Semerbak
Makam Putri Raja Bali Raden Ayu Siti Khotijah. (Foto: bantulkab.go.id)

MASYARAKAT Bali memang mayoritas memeluk agama Hindu. Namun siapa sangka, putri mahkota dari seorang raja di Bali, justru memilih menjadi seorang mualaf dan memeluk agama Islam. Putri mahkota itu, adalah anak Raja Pemecutan Denpasar, bernama Gusti Ayu Made Rai.

Gusti Ayu Made Rai terkenal dengan parasnya yang cantik hingga menjadi kembang kerajaan. Para pembesar kerajaan di Bali pun berlomba-lomba memikat hati sang putri. 

Penasaran bagaimana kisahnya? Simak selengkapnya berikut ini.

Beranjak dewasa, Gusti Ayu Made Rai akhirnya menjatuhkan pilihannya kepada Raja Bangkalan Madura yang bernama Pangeran Cakraningrat IV. Setelah resmi menikah, Pangeran Cakraningrat IV mengajak istrinya kembali ke Bangkalan. Kedua mempelai dinikahkan secara Islami dan Gusti Ayu Made Rai pun menjadi mualaf atau memeluk agama Islam.

"Beliau menikah dengan Raja Bangkalan Madura yang bernama Pangeran Cakraningrat IV," kata Pak Mangku, seperti dikutip dari kanal YouTube Islam Trending TV, Jumat (24/12/2021).

Nama beliau pun berubah menjadi Raden Ayu Siti Khotijah. Raden Ayu sangat rajin menjalankan ibadah, terutama sholat lima waktu. Kala itu Raden Ayu menikah pada umur 27 tahun, sementara Pangeran Cakraningrat IV berumur lebih dari 55 tahun. Pasalnya, Raden Ayu merupakan istri keempat Pangeran Cakraningrat IV.

Editor: Muri Setiawan

Related News

Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut