Pendapatan Dana Transfer Provinsi Babel 2023 Defisit Rp452 Miliar

PANGKALPINANG, Lintasbabel.iNews.id - Pendapatan Dana Transfer Provinsi Babel 2023 mengalami defisit Rp452 lebih miliar. Penjabat Gubernur Babel, Ridwan Djamaluddin mengatakan defisit ini tidak hanya dialami oleh Babel saja, namun semua provinsi di Indonesia juga mengalami hal yang sama.
"Defisit realita kehidupan, bukan hanya kita saja, tetapi semua provinsi berkurang dana transfernya. Kita sudah antisipasi, tapi menyesuaikan diri dengan kenyataan, kita akan lihat dimana nanti kita bisa melakukan penghematan, insya Allah ada jalan," kata Ridwan, Selasa (1/11/2022).
Diketahui, pendapatan transfer yang akan diterima Pemprov Babel pada 2023 ini mengalami penurunan sebesar Rp452.875.098.326,10, bila dibandingkan dengan rencana alokasi dana transfer pada rancangan KUA PPAS 2023 sehingga menyebabkan defisit.
Ridwan mengatakan pihaknya akan melakukan rapat kembali guna membahas detail anggaran tersebut.
"Kita perlu bicara lebih detail, sejauh ini anggaran sudah disepakati kedua belah pihak, tinggal nanti detail kecilnya kita diskusi. Kita akan berusaha meningkatkan efektivitas pemungutan retribusi supaya penerimaan kita lebih banyak," ujarnya.
Mengenai pemangkasan anggaran, Ridwan belum menjelaskan secara rinci, karena pihaknya akan berdiskusi lebih detail dengan anggota DPRD Babel.
"Supaya nanti sudah final kita bicarakan, tidak lama pagi. Kalo belanja pegawai kebutuhan walaupun masih ada 30 sekian persen, namun kira akan menyesuaikan dengan program. Kalo saya melihat kita dikasih berapa pun anggaran yang ada kita akan fokus kan pelayanan, namun kenyataan ada defisit kita menyesuaikan diri," ucapnya.
Ketua DPRD Provinsi Babel, Herman Suhadi menuturkan, adanya defisit anggaran Rp452 miliar lebih itu, harus melakukan efisiensi terhadap kegiatan yang tidak prioritas.
"Pinjaman PT SMI ada 83 Miliar untuk tahun ini, kita yakin dan percaya masih bisa menjalankan roda pemerintahan ini, karena kita juga ada dana DID, ini informasi Kemendagri. Sehingga yakin dan percaya kegiatan akan bisa kita laksanakan," ujar Herman.
Dia berharap, dengan kehadiran Pj Gubernur Babel yang juga sebagai tataran pemerintah pusat yakni sebagai Dirjen Minerba bisa menurunkan anggaran untuk Babel.
"Salah satunya mungkin kita tidak hentinya kita berdoa dan berharap agar royalti timah bisa meningkat dari tahun-tahun sebelumnya. Mudah-mudahan kita doa bersama, kita dukung beliau untuk bisa membuat APBD kita semakin baik semasa beliau menjadi Pj," ujarnya.
Editor : Muri Setiawan