Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : Jelang Piala Dunia U-17 2023, Polri Siap Amankan Rangkaian Kegiatan
Advertisement . Scroll to see content

TGIPF Serahkan Laporan Investigasi Tragedi Kanjuruhan ke Presiden, Ini Hasilnya

Jum'at, 14 Oktober 2022 | 19:29 WIB
  • author Rizal Bomantama
TGIPF Serahkan Laporan Investigasi Tragedi Kanjuruhan ke Presiden, Ini Hasilnya
Menko Polhukam Mahfud MD saat konferensi pers hasil investigasi Tim Gabungan Independen Pencari Fakta (TGIPF) tragedi Stadion Kanjuruhan di Istana Kepresidenan Jakarta, Jumat (14/10/2022). Foto: tangkapan layar.

JAKARTA, Lintasbabel.iNews.id - Ketua Tim Gabungan Independen Pencari Fakta (TGIPF) Mahfud MD bicara hasil investigasi tragedi Kanjuruhan yang menewaskan 132 orang suporter dan ratusan korban luka-luka. Dia menyebut banyak temuan yang bisa didalami Polri untuk meneruskan penyelidikan. 

Hasil investigasi tragedi Kanjuruhan itu telah diserahkan Tim Gabungan Independen Pencari Fakta (TGIPF) ke Presiden Joko Widodo (Jokowi) di Istana Negara, Jakarta, Jumat (14/10/2022). 

"TGIPF punya banyak temuan-temuan indikasi untuk bisa didalami oleh Polri. Ini tadi tanggung jawab hukum. Adapun tanggung jawab moral dipersilakan masing-masing melakukan langkah-langkah yang diperlukan sebagai bentuk pertanggungjawaban manusia Indonesia yang berkeadaban," jelas Mahfud MD.

Menurutnya, TGIPF menyampaikan laporan secara independen. Nantinya, laporan dari TGIPF tersebut akan diolah oleh Presiden Jokowi untuk menjadi bahan pertimbangan terkait kebijakan keolahragaan nasional.

"Kami menyampaikan laporan betul-betul secara independen sebagai laporan. Nanti hasil laporan itu akan diolah oleh Bapak Presiden untuk kebijakan keolahragaan nasional dengan melibatkan stakeholders, tentu saja yang ada menurut peraturan perundang-undangan," ucapnya.

Editor: Muri Setiawan

Related News

Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut