Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : Peremajaan Sumur Bor di Belitung Timur, 100 Rumah Kembali Nikmati Air Bersih
Advertisement . Scroll to see content

PT Timah Perkuat Ketahanan Pangan, Kembangkan Pertanian hingga Peternakan

Rabu, 21 Oktober 2026 | 10:39 WIB
  • author firman
PT Timah Perkuat Ketahanan Pangan, Kembangkan Pertanian hingga Peternakan
PT Timah Perkuat Ketahanan Pangan, Kembangkan Pertanian hingga Peternakan. Foto : ist

PANGKALPINANG, Lintasbabel.iNews.id – PT Timah terus memperkuat ketahanan pangan masyarakat melalui program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL). Program ini mencakup pengembangan sektor pertanian, peternakan, dan perikanan berbasis potensi lokal di wilayah operasional perusahaan.

Berbagai program telah dikembangkan, mulai dari budidaya nanas, tanaman pangan, pertanian hidroponik, peternakan ayam dan bebek, hingga budidaya ikan menggunakan keramba jaring apung (KJA).

Program pertanian di antaranya dilaksanakan bersama kelompok tani di Desa Kundur, Sungailiat, dan Badau. Pada 2026, pengembangan pertanian terpadu di Badau juga mencakup budidaya sayuran dan komoditas lainnya.

Di sektor peternakan dan perikanan, PT Timah mendukung peternakan ayam di Kundur dan Desa Telak, Jebus, budidaya ikan dengan sistem KJA di Desa Telak dan Kelurahan Teluk Rubiah, Mentok, serta peternakan bebek di Desa Pedindang.

Manfaat program tersebut dirasakan Kelompok Hidroponik Lanjut Bestari. Ketua kelompok, Sartini, mengatakan pendampingan PT Timah membantu anggota memenuhi kebutuhan sayuran keluarga sekaligus memperoleh penghasilan tambahan.

“Awalnya kami hanya menanam pokcoy, satu meja sekali panen bisa sampai 30 kg dan kami ada dua meja. Sekarang sudah banyak sayuran yang ditanam seperti sawi manis, pokcoy, selada, sop,” kata Sartini, Rabu (21/10/2026).

Menurutnya, program hidroponik membuat anggota kelompok yang sebelumnya merupakan ibu rumah tangga menjadi lebih produktif dan berpeluang mendapatkan penghasilan dari hasil panen.

Selain pendampingan budidaya, PT Timah memberikan bantuan peralatan pertanian untuk meningkatkan efisiensi kerja petani. Salah satunya berupa mini kultivator kepada Kelompok Tani Mitra Mandiri di Desa Kundur, Kecamatan Kundur Barat.

Ketua kelompok, Muhammad Azhar, mengatakan bantuan tersebut mempercepat pengolahan lahan yang sebelumnya dilakukan secara manual menggunakan cangkul.

Dukungan juga diberikan melalui pelatihan budidaya bawang merah kepada Kelompok Tani Bina Tani di Dusun Ganse. Anggota kelompok, Dedi Junaidi, menilai pelatihan tersebut menambah pengetahuan petani untuk mengembangkan komoditas yang memiliki prospek ekonomi.

Sementara itu, Gabungan Kelompok Tani (Gapoktan) Sinar Baru memperoleh bantuan modal usaha dan pendampingan teknis untuk budidaya cabai sejak 2023.

Ketua Gapoktan Sinar Baru, Amir, mengatakan dukungan tersebut turut membantu meningkatkan hasil dan kualitas panen kelompoknya.

“PT Timah sudah memberi dukungan berupa modal usaha dan juga pendampingan teknis atau penyuluhan sejak 2023, dan semenjak itu hasil panen kami bertambah dan kualitasnya meningkat,” ujarnya.

Melalui program TJSL ini, PT Timah berupaya mendorong masyarakat memanfaatkan potensi lokal untuk mengembangkan usaha produktif. Dukungan berupa sarana produksi, pelatihan, dan pendampingan diharapkan dapat meningkatkan produktivitas, memperkuat kemandirian pangan, serta membuka sumber pendapatan berkelanjutan bagi masyarakat.

Editor: Haryanto

Related News

Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut