Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : UMKM Babel Unjuk Gigi di ISEF 2026, Dorong Produk Halal Lokal Tembus Pasar Global
Advertisement . Scroll to see content

ISEF 2026 Buka Jalan UMKM Babel Menuju Pasar Ekspor

Selasa, 20 Oktober 2026 | 19:43 WIB
  • author Haryanto
ISEF 2026 Buka Jalan UMKM Babel Menuju Pasar Ekspor
UMKM Babel Raup Transaksi Rp130 Juta di ISEF 2026, Produk Lokal Tembus Pasar Internasional. Foto : ist

PANGKALPINANG, Lintasbabel.iNews.id – Kantor Perwakilan Bank Indonesia (KPwBI) Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel) mencatat capaian positif dalam ajang Indonesia Sharia Economic Festival (ISEF) ke-13 tahun 2026. Sejumlah UMKM unggulan Babel membukukan transaksi lebih dari Rp130 juta sekaligus membuka peluang ekspansi pasar ke Singapura, Pakistan, dan Australia.

ISEF 2026 resmi ditutup pada 18 Oktober 2026 di Jakarta International Convention Center (JICC), Jakarta. Mengusung tema “Akselerasi Pertumbuhan Ekonomi dan Keuangan Syariah Berkelanjutan melalui Sinergi dan Transformasi Digital”, ajang ini menjadi salah satu upaya memperkuat ekosistem ekonomi dan keuangan syariah nasional.

Secara nasional, ISEF 2026 mencatat penjualan produk makanan halal dan fesyen sebesar Rp13,85 miliar. Sementara itu, business matching pembiayaan dan perdagangan syariah mencapai Rp3,16 triliun, disertai komitmen kerja sama pasar uang dan pasar valuta asing syariah senilai Rp6,05 triliun.

Kepala Perwakilan BI Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Rommy S. Tamawiwy, menegaskan bahwa partisipasi Babel dalam ISEF merupakan bagian dari upaya mendorong UMKM daerah agar semakin kompetitif dan mampu menjangkau pasar yang lebih luas.

“Partisipasi UMKM Bangka Belitung dalam ISEF 2026 menjadi momentum untuk memperluas akses pasar, memperkuat daya saing produk lokal, serta membuka peluang kerja sama dengan mitra bisnis internasional. Kami berharap peluang yang terbangun ini dapat ditindaklanjuti menjadi kerja sama yang konkret dan berkelanjutan,” ujar Rommy, Selasa (20/10/2026). 

Dalam ajang tersebut, KPwBI Babel menghadirkan sejumlah UMKM unggulan, yakni Cokelat CandU, Morenji, dan Billiton Spice untuk kategori halal food; Sepiak Belitong pada sektor modest fashion; serta Adena, Billiton Spice, Madu RR1669, Kritcu Super Sindi, dan Wijaya Crab di Halal Mart.

Selain mencatat transaksi lebih dari Rp130 juta, keikutsertaan UMKM Babel juga membuka peluang penjajakan pasar internasional melalui kegiatan business-to-business (B2B).

Billiton Spice, salah satu UMKM peserta, berkesempatan menjajaki kerja sama dengan calon pembeli dari Singapura dan Pakistan. Pertemuan tersebut menjadi langkah awal untuk memperluas akses ekspor produk unggulan Bangka Belitung ke pasar global.

Peluang serupa diraih Sepiak Belitong melalui partisipasinya dalam Indonesia International Modest Fashion Festival (IN2MOTIONFEST), yang berkolaborasi dengan Jakarta Modest Fashion Week (JMFW) dan ditutup pada 18 Oktober 2026.

UMKM binaan KPwBI Babel tersebut mengikuti rangkaian kegiatan berupa fashion show, bazar, dan business matching wastra. Melalui kegiatan itu, Sepiak Belitong berhasil membuka peluang kerja sama bisnis dengan calon pembeli asal Australia.

Capaian tersebut diharapkan dapat memperluas jejaring pemasaran sekaligus meningkatkan potensi ekspor produk fesyen khas Bangka Belitung ke pasar internasional.

Tak hanya memperkuat sektor usaha, KPwBI Babel juga memperkenalkan inovasi keuangan sosial syariah melalui program Wakaf Produktif Hijau bertajuk Wakaf Waste Box (WWB).

Program yang dikembangkan melalui sinergi dengan WakafMU Provinsi Kepulauan Bangka Belitung itu dipromosikan secara digital melalui booth Wakafein. Inisiatif tersebut berhasil menghimpun wakaf lebih dari Rp58 juta.

Editor: Haryanto

Related News

Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut