Pilu! Mentilin Hewan Langka Terjebak Karhutla di Bangka Tengah, Habitatnya Hancur

Haryanto
Petugas menemukan tarsius dalam kondisi terdesak akibat kobaran api yang melalap sebagaian habitatnya. Foto : ist

Sementara itu, dampak karhutla terhadap satwa liar di Bangka Belitung juga menjadi perhatian. Selama musim kemarau, Yayasan Alobi Foundation mengaku telah menerima puluhan satwa yang diserahkan akibat terdampak kebakaran hutan dan lahan.

Ketua Alobi Foundation, Langka Sani, mengatakan kebakaran hutan dan lahan dapat mengancam keberlangsungan hidup satwa liar karena habitat mereka ikut terdampak.

"Tarsius merupakan salah satu satwa langka yang dilindungi. Populasinya di Bangka Belitung terus mengalami penurunan, salah satunya akibat alih fungsi lahan untuk perkebunan sawit dan aktivitas pertambangan," kata Langka Sani.

Padahal, keberadaan tarsius memiliki peran penting dalam menjaga keseimbangan ekosistem hutan.

"Keberadaan satwa ini menjadi indikator penting bagi kondisi habitat hutan. Karena itu, perlindungan terhadap tarsius dan habitatnya dinilai penting untuk menjaga kelestarian ekosistem di Bangka Belitung," ujarnya. 

Editor : Haryanto

Sebelumnya

Bagikan Artikel Ini
Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.
News Update
Kanal
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
MNC Portal
Live TV
MNC Network